Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dalam Sebulan Ini Gunung Budheg Sudah 4 Kali Kebakaran, Apa Sih Sebabnya?

Matlaul Ngainul Aziz • Selasa, 26 September 2023 | 16:46 WIB

 

GEGAS: Tim gabungan pada saat memadamkan api di Gunung  Budheg secara manual, Senin.
GEGAS: Tim gabungan pada saat memadamkan api di Gunung Budheg secara manual, Senin.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Asap hitam kembali hiasi pemandangan di Gunung Budheg. Gunung yang ada di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat ini kembali mengalami kebakaran pada Senin (25/9/2023). Yang mana kejadian kebarakaran pada Gunung tersebut merupakan kali keempat yang terjadi akibat dibakar tangan tidak bertanggungjawab.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Budheg, Agus Utomo mengatakan, peristiwa kebakaran di Gunung Budheg ini terjadi pada Senin (25/9) pukul 11.00 WIB. Akibatnya lahan seluas 7 hektare kembali hangus menjadi abu.

Adapun kebakaran tersebut terjadi tepat pada lereng bagian barat yang hanya berjarak 40 meter dari pemukiman warga. "Kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi yang mana lahan seluas 7 hektare pada sisi barat lereng Gunung Budheg terbakar," jelasnya Senin (25/9/2023).

Mengetahui hal tersebut, pihaknya beserta petugas lainnya turut turun tangan melakukan proses pemadaman. Pemadaman ini dilakukan secara manual sebab lokasi kebakaran ada di dataran tinggi sehingga sulit dijangkau mobil damkar.

Proses pemadaman dengan cara manual ini sedikit memakan waktu untuk memastikan bahwa api benar-benar padam pada lokasi tersebut. Diketahui ada 40 pemukiman warga yang berdekatan dengan lokasi kebakaran tersebut.

“Ya karena proses pemadamannya manual jadinya lama padamnya. Ada sekitar 40 rumah di dekat lokasi kebakaran itu,” paparnya.

Disinggung ihwal penyebab kebakaran kali ini, dia menduga tetap ulah tangan-tangan tidak bertanggungjawab yang sengaja membakar lahan Gunung Budheg. Selanjutnya dia akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap dalang di balik peristiwa kebakaran ini.

"Kami yakin itu ulah manusia, entah tujuannya apa, apakah sengaja dibakar atau untuk berburu kami kurang tahu. Tetapi yang jelas, pelaku ini harus ditangkap agar tidak bisa berlaku seenaknya," ungkapnya.

Diketahui peristiwa kebakaran di Gunung Budheg ini telah terjadi sebanyak 4 kali dalam kurun waktu hanya satu bulan. Yang mana peristiwa kebakaran pertama kali terjadi sekitar 3 minggu lalu.

Akibatnya total sekitar 20 hektar lahan hutan di Gunung tersebut terbakar. “Kalau tidak salah totalnya sekitar 4 kali ini dalam satu bulan, dengan total 20 hektar lahan terbakar,” ucapnya.

Kawasan Gunung Budheg sendiri sebenarnya masuk kawasan hutan lindung dan konservasi. Yang mana artinya harus dijaga kelestarian pada kawasan tersebut. Adapun di Gunung Budheg ada 44 hektare lahan yang masuk dalam daftar hutan lindung atau kawasan konservasi.

"Setiap musim kemarau sebenarnya selalu seperti ini. Tetapi tahun kemarin tidak terjadi kebakaran karena tidak ada musim kemarau," tandasnya. (ziz/rka)

Baca Juga: Eman-eman, Tegakan Berkualitas Jempolan di Gunung Budheg pun Ikut Hangus

Editor : Anggi Septian A.P.
#kebakaran #gunung budheg #campurdarat