RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum bagi seluruh jajaran anggota TNI di Tulungagung untuk terus menjaga stabilitas dan keamanan. Termasuk mengawal gelaran Pemilu 2024 mendatang dengan mengedepankan netralitas.
Di Tulungagung, puncak peringatan HUT TNI diisi dengan upacara yang dipimpin langsung Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Czi Nooris Agus Rinanto. Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno, Sekda Tulungagung Sukaji, serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) lainnya juga turut ambil bagian dalam acara yang dihelat pada Kamis (5/10) pagi itu.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor Pemkab Tulungagung itu juga diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Letkol Czi Nooris dan diserahkan kepada Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno. Setelahnya, ada penyerahan trofi serta piagam penghargaan kepada para pemenang lomba yang sebelumnya digelar oleh Kodim 0807 Tulungagung.
Baca Juga: Tradisi Jelang HUT TNI, Panglima Ziarah Ke Makam Bung Karno
Dandim 0807 Tulungagung Letkol Czi Nooris Agus Rinanto menjelaskan, tema HUT Ke-78 TNI tahun ini “TNI Patriot NKRI: Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju” sejalan dengan rencana program kegiatan ke depan. Yaitu, selalu mengawal pelaksanaan Pemilu serentak 2024 mendatang. Dengan begitu, gelaran pesta demokrasi lima tahunan itu bisa berjalan dengan lancar serta kondusif sesuai amanat panglima TNI.
TNI sebagai komponen utama pertahanan negara bersama Polri dengan instansi lainnya juga terus berkomitmen untuk bersinergi. Selalu siap sedia dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, dan sejahtera. “Sehingga Kabupaten Tulungagung ini bisa kondusif, pemilu bisa berjalan dengan baik,” jelas Nooris.
Baca Juga: Bersama Membangun Bangsa, Ini Tekad TNi di HUt Ke 78
Dia memastikan jajaran anggota TNI akan mengedepankan netralitas di tengah-tengah pilihan politik masyarakat. Netralitas dalam pemilu juga menjadi komitmen pimpinan TNI mulai dari tingkat atas sampai bawah. Toh sudah ada banyak imbauan, aturan, hingga langkah-langkah dari satuan pimpinan tubuh TNI untuk menjamin netralitas tetap terjaga. “Apabila ada anggota yang tidak netral, pasti ada sanksi yang sesuai dengan aturan dari TNI,” katanya.
Usai upacara berlangsung, Nooris juga menyematkan tanda kehormatan dari pemerintah Republik Indonesia kepada dua anggotanya yang telah menjalankan tugas dengan baik di pulau terluar perbatasan Indonesia. Penghargaan Satya Lencana Wira Nusa itu dianugerahkan kepada Serma Totok, Babinsa Koramil Boyolangu yang telah menjalankan tugas di Pulau Valindo. Anugerah yang sama juga diberikan kepada Serda Vebrianto Urip Widodo, Babinsa Koramil Ngunut yang telah bertugas di Pulau Wetar. (nul/c1/rka)
Editor : Anggi Septian A.P.