Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Diresmikan Pj Bupati Heru Suseno, Pembayaran Sewa Rusunawa Jepun Tulungagung Kini Semakin Canggih

Mukhamad Zainul Fikri • Kamis, 12 Oktober 2023 | 18:58 WIB

 

ANTUSIAS: Pj Bupati Heru Suseno melihat kondisi Rusunawa Jepun.
ANTUSIAS: Pj Bupati Heru Suseno melihat kondisi Rusunawa Jepun.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Pembayaran sewa unit Rusunawa Jepun yang terletak di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, kini tidak menggunakan cara manual lagi.

Pembayaran sewa unit Rusunawa Jepun sudah dilakukan dengan berbasis teknologi melalui virtual account, yang memungkinkan pelayanan kepada seluruh penghuninya bisa semakin baik.

Konsep baru pembayaran sewa unit Rusunawa Jepun secara resmi di-launching pada Selasa (10/10/2023) kemarin oleh Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno.

Baca Juga: Gubernur Jatim dan Bupati Blitar Resmikan 50 Huntara serta Beri Bantuan ke Berbagai Kelompok Masyarakat

Seluruh penghuni rusunawa juga dikumpulkan dalam acara tersebut untuk diberikan sosialisasi terkait cara membayar biaya sewa Rusunawa Jepun  setiap bulan menggunakan virtual account.

Pemkab Tulungagung menggandeng Bank Jatim sebagai pihak ketiga perbankan yang menjalankan terobosan baru ini.

Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno meyakini seluruh penghuni Rusunawa Jepun  sudah siap dengan cara baru pembayaran sewa Rusunawa Jepun yang berbasis teknologi itu.

Baca Juga: Ziarah Ke Makam Bung Karno, Gubernur Khofifah Indar Parawansa Singgung Kemerdekaan Palestina

Toh, secara teknis, caranya juga sangat mudah dan syarat utamanya hanyalah memiliki smartphone.

“Ini kan juga disosialisasikan. Mereka (penghuni rusunawa) diajarin. Asal mereka punya HP dan m-banking, saya pikir semuanya bisa. Kan HP Android itu sekarang juga sudah sangat familier penggunaannya di masyarakat,” kata Heru Suseno.

Heru Suseno melanjutkan, pembayaran dengan nontunai menjadi sebuah inovasi bagus dalam pelayanan kepada masyarakat yang diinisiasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Tulungagung.

Cara tersebut secara umum bisa meningkatkan sisi akuntabilitas maupun transparasi pembayaran sewa setiap bulan yang dilakukan seluruh penghuni Rusunawa Jepun.

Baca Juga: BKPSDM Kota Blitar Bocorkan Jumlah Pelamar PPPK dan Kendala Dihadapi saat Mendaftar

“Kalau kita bicara aparatur sipil negara (ASN) yang ber-AKHLAK, salah satu dasarnya adalah orientasi kepada pelayanan masyarakat, akuntabel, dan harus kompetitif,” kata Heru Suseno.

Rusunawa Jepun yang dibangun pada 2017 tersebut juga dipandang sangat cocok jika dijadikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dengan biaya sewa Rp 300 ribu per bulan, masyarakat bisa mendapatkan unit kamar dengan berbagai fasilitas yang tergolong bagus.

Namun, setiap penghuninya memang hanya dibatasi untuk bertahan maksimal selama tiga tahun.

Baca Juga: Diprediksi 66 Desa di Trenggalek Alami Kekeringan, Begini Langkah Antisipasi BPBD

“Poin pentingnya adalah upaya penghuni rusunawa ini untuk mendapatkan rumah baru. Karena di sini kan terbatas, cuma tiga tahun saja. Waktu tiga tahun itu saya pikir cukup untuk memberikan peluang bagi mereka mendapatkan rumah yang sesuai keinginan,” tutur Heru Suseno.

Dengan sistem digital yang telah diterapkan, harapannya adalah jumlah penghuni Rusunawa Jepun milik Pemkab Tulungagung itu bisa bertambah lagi.

Heru Suseno menyebut, dari seluruh unit kamar yang ada, belum semua ada penghuninya.

“Saya harap begitu (penghuninya meningkat). Ini kan harus dimanfaatkan. Kita juga akan sosialisasikan bahwa Pemkab Tulungagung untuk punya layanan penyediaan kamar yang murah. Dan sekilas saya lihat dari sisi fasilitas dan pemeliharaan juga sudah bagus,” tutup Heru Suseno. (nul/c1)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Rusunawa Jepun #Heru Suseno