TULUNGAGUNG – Sebanyak tujuh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Tulungagung ternyata belum ideal untuk melayani keperluan kesehatan hewan terpadu di 19 kecamatan. Bahkan ada satu puskeswan dengan wilayah cakupan mencapai tujuh kecamatan penanganan hewan. Diketahui warga harus menempuh jarak 12 kilometer untuk menjangkau puskeswan.
Kabid Kesehatan Hewan (Keswan), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Tutus Sumaryani mengatakan, setidaknya terdapat tujuh puskeswan yang melayani kesehatan hewan terpadu di 19 kecamatan di Tulungagung.
Adapun tujuh Puskeswan tersebut meliputi Puskeswan Ngunut, Kedungwaru, Campurdarat, Besuki, Kalidawir, Sendang dan Rejotangan. Dengan jumlah Puskeswan tersebut disinyalir belum ideal, pasalnya ada satu Puskeswan dengan tujuh wilayah cakupan.
"Puskeswan lain rata-rata menangani 4 sampai 5 kecamatan, tetapi di Puskeswan Kedungwaru justru menangani 7 kecamatan sekaligus. Tentu ini dirasa kurang ideal," jelasnya Jumat (13/10/2023).
Berdasarkan tolok ukur, idealnya ada delapan puskeswan yang siap beroperasi untuk melayani kesehatan hewan terpadu di seluruh wilayah di Tulungagung. Dari hasil pemetaan diketahui ke depannya akan ada satu Puskeswan bisa berada di Kecamatan Gondang. “Akan ada satu puskeswan yang mana akan di tempatkan di Kecamatan Gondang. Itu sesuai hasil pemetaan,” ucapnya.
Keberadaan puskeswan baru ini direncanakan akan menjangkau empat kecamatan, yakni Gondang, Kauman, Pagerwojo, dan Sendang. Tentu hal ini menurutnya akan mengurangi beban wilayah cakupan dari puskeswan sebelumnya.
Mengingat sebelumnya warga harus menempuh jarak sekitar 12 kilometer untuk menjangkau puskeswan. "Jadi setidaknya pelayanan kesehatan hewan bisa dilakukan secara cepat dan tepat, sehingga beban petugas untuk pelayanan vaksinasi door to door atau beban masyarakat untuk datang ke puskeswan sedikit berkurang," paparnya.
Disinggung ihwal usulan pengadaan puskeswan baru tersebut, dia mengaku bahwasannya pihaknya telah mengusulkan pembangunan puskeswan baru tersebut ke Pemkab Tulungagung. Adapun usulan guna pembangunan maupun renovasi puskeswan.
Namun di tahun ini belum terdapat penambahan puskeswan baru. “Setiap tahun kita usulkan, ya usulan untuk pembangunan ataupun renovasi Puskeswan. Belum, tahun ini belum ada penambahan Puskeswan baru,” ungkapnya.
Kendati demikian pihaknya telah mendapatkan anggaran untuk melakukan renovasi puskeswan. Diketahui kondisi fasilitas dua puskeswan di wilayah Besuki dan Sendang tergolong belum lengkap sehingga perlu renovasi untuk melengkapi fasiliatas bangunan tersebut.
"Biasanya, Pemkab akan memberikan lahan, dan pembangunan fisik puskeswannya pakai alokasi khusus sekitar Rp 600 juta. Dua puskeswan itu belum ada pagarnya dan rumah untuk dokter," tandasnya. (ziz/rka)
Editor : Didin Cahya Firmansyah