TULUNGAGUNG- Terdapat berbagai peristiwa atau momentum yang dikenang atau diperingati pada tanggal tertentu.
Sebuah peristiwa tersebut diperingati dengan tujuan untuk mengenang atau mengingatkan kembali apa yang telah terjadi di masa lampau.
Atau diperingati untuk membangun kesadaran mengenai hal yang diperingati tersebut. Lantas ada apa di tanggal 18 Oktober?
Banyak momentum yang diperingati pada tanggal 18 Oktober, salah satunya adalah Hari Menopause Sedunia.
Peringatan Hari Menopause Sedunia ini ditetapkan pada tahun 2009 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization / WHO) dan International Menopause Society (IMS).
Hari Menopause Sedunia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 18 Oktober.
Tujuan dari adanya peringatan tersebut adalah untuk menyebarkan dan memberikan kesadaran mengenai kondisi yang akan dialami oleh setiap wanita karena faktor seiring bertambahnya usia.
Dikutip dari situs International Menopause Society (IMS), pada tahun 2023 ini, Hari Menopause Sedunia memakai tema “Cardiovascular Disease” atau “Penyakit Kardiovaskular”.
Dikarenakan setelah menopause, wanita rentan atau beresiko terkena penyakit seperti jantung serta osteoporosis.
Menopause merupakan kondisi normal yang terjadi dari faktor proses penuaan, umunya kondisi menopause terjadi dimulai dari rentan usia 45 sampai 55 tahun.
Asal-Usul Hari Menopause Sedunia
Dilansir dari National Today, Para dokter di Inggris pada tahun 1800-an sudah melakukan upaya dalam menangani pasien menopause.
Seperti meresepkan campuran minuman berkarbonasi sebelum makan untuk pasien yang menopause. Untuk meredakan gejala dari menopause, para dokter menambahkan opium dan ganja sebagai obat.
Dikutip dari laman Everyday Health, International Menopause Society (IMS) dan World Health Organization (WHO) berkolaborasi untuk mengumumkan bulan Oktober sebagai bulan Kesadaran Menopause Sedunia, yang akhirnya jatuh di tanggal 18 Oktober.
Sedangkan International Menopause Society (IMS) sediri merupakan badan amal yang dibentuk saat Kongres Menopause kedua di Yerussalem di tahun 1978.
International Menopause Society (IMS) mengungkapkan adanya peringatan ini merupakan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kondisi menopause.
Serta sebagai berbagai macam bentuk dukungan yang bisa meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan kaum wanita.
Editor : Didin Cahya Firmansyah