TULUNGAGUNG - Badan Usaha Milik Desa Bersama Sendang Lembaga Kemasyarakatan Desa (BUMDesma Sendang LKD) baru saja menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bansos bertempat di lantai 2 BUMDesma yang berada di Desa Krosok, Kecamatan Sendang, pada Selasa (24/10). Bentuk bansos yang disalurkan berupa voucher belanja dan bantuan uang tunai. Bansos ini berasal dari alokasi sisa hasil usaha (SHU) 2022.
Mereka yang berhak mendapatkan bansos adalah masyarakat kurang mampu, anak yatim piatu, serta penyandang disabilitas. "Selain bantuan uang tunai, ada pun voucher belanja bisa ditukar dengan sembako yang berada di BUMDesma bagi masyarakat yang membutuhkan," jelas Ketua Penasihat BUMDesma Sendang LKD, Parlan SAP.
Kemarin, penyaluran bansos berjalan dengan lancar dan masyarakat yang mendapatkan bansos mengantre dengan tertib. Harapannya, penyaluran bansos ini sedikit membantu masyarakat yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, harapannya, SHU untuk tahun depan bisa mencapai target.
Seperti diketahui, pada 2021, bansos dari alokasi SHU yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 55 orang per desa. Meliputi masyarakat kurang mampu, korban bencana alam, anak yatim piatu, dan penyandang disabilitas. Kemudian, pada 2022, bansos dari alokasi SHU agak menurun karena hanya bisa disalurkan kepada 32 orang per desa.
Hadir dalam penyaluran bansos BUMDesma ini antara lain kepala dinas DPMD yang diwakili Sekdin Tri Wantoro SSos MSI, Camat Sendang Novi Cahyo Putranto SSTP MM, Danramil Sendang, Kapolsek Sendang, kepala desa se-Kecamatan Sendang, pendamping desa, dan BPD se-Kecamatan Sendang. (ari/c1/ynu)
Baca Juga: Separo Warga Miskin di Kabupaten Blitar Lolos Verval Bansos BPJS Ketenagakerjaan
Editor : Anggi Septian A.P.