TULUNGAGUNG- Gazebo di kawasan Jogging Track alias Pinggir Kali (Pinka) Tulungagung, ambruk. Kini kondisinya berantakan dan belum ada evakuasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi gazebo ini rata dengan tanah, genting berserakan, serta pagar pembatas nyaris lepas.
Meski demikian, masih ada pedagang memilih berjualan di sekitar lokasi.
Baca Juga: Ide Tempat Menarik di Tulungagung yang Pas Buat Jogging
"Kalau gazebo ambruknya ini sudah Sabtu (28/10/2023) lalu," ungkap warga sekitar Sumadi, Minggu (29/10/2023).
Dia mengaku, jika kejadian sekitar pukul 09.30 sehingga belum ada pedagang sekitar berjualan.
Saat ambruk terdengar suara benda jatuh, sehingga membuat warga sekitar terkejut.
Usai gazebo ambruk, kondisi tiang atap patah, genting berserakan di tengah jalan.
Tak lama kemudian ada petugas dari Pemkab Tulungagung, menyingkirkan reruntuhan gazebo yang berada di jalan.
Dia menyatakan, jika kondisi gazebo akan ambruk sudah terlihat sejak dua minggu lalu. Yakni tidak kokoh atau miring.
Dari pengelola taman di Jogging Track sudah memberikan batas berupa tali, agar gazebo tidak diduduki.
Jadi saat kejadian tidak ada warga yang duduk. "Ada peringatan berupa tali, tidak lagi dipakai untuk duduk waktu itu," terang pedagang mi dan bakso ini.
Namun, kata dia, sebelum gazebo ambruk sudah ada petugas yang melakukan pengukuran. Dimungkinkan akan dibangun.
"Dulu pernah diukur, tapi tindaklanjutnya saya tidak tahu," ujarnya.
Salah satu pengunjung, Firmansyah menjelaskan, sangat mengganggu jika gazebo ambruk. Lantaran hingga kini belum ada pembersihan.
Padahal lokasi Pinka Tulungagung ini merupakan area ramai dan kawasan publik.
Semestinya dari dinas terkait segera melakukan pembersihan, untuk keindahan di sekitar lokasi.
Dia menambahkan, kini kawasan Pinka Tulungagung terkesan kurang perawatan. Terlihat dari sejumlah fasilitas taman yang rusak.
Tanaman rata-rata berupa bunga dan rumput, mati dibiarkan tanpa ada penggantian.
Dari warga tentu berharap segera ada penanganan untuk sarana publik di Pinka Tulungagung. (din)