Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tak Punya Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu, Langkah yang Diambil KPU Tulungagung Mencengangkan

Matlaul Ngainul Aziz • Senin, 30 Oktober 2023 | 22:30 WIB

ilustrasi pemilu
ilustrasi pemilu

TULUNGAGUNG – Puluhan ribu logistik tahap pertama untuk keperluan penyelenggaraan Pemilu 2024 diprediksi akan tiba pada akhir Oktober ini.

Namun, pembangunan gudang penyimpanan logistik di KPU Tulungagung memerlukan waktu lebih lama.

Mendapati hal tersebut, KPU terpaksa mengeluarkan berbagai jurus untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Ketua KPU Tulungagung, Susanah mengatakan, pengiriman logistik tahap pertama untuk penyelenggaraan kontestasi Pemilu 2024 di Tulungagung diprediksi tiba pada akhir Oktober ini.
Baca Juga: Kenalkan Caleg dengan Pasang Gambar di Blok Hunian, Pemilu di Lapas Blitar Siapkan 2 TPS Khusus

Setidaknya akan ada 317.765 segel kertas, 16.563 kotak suara, 13.220 bilik suara, 85.930 buah segel plastik, dan 6.610 botol tinta pada pengiriman logistik tahap pertama tersebut.

“Diperkirakan logistik tahap pertama itu akan tiba di akhir bulan ini,” jelasnya.

Dengan waktu kurang dari satu minggu tersebut, pihaknya justru mendapati kendala terkait gudang penyimpanan logistik.

Pasalnya, kini gudang penyimpanan logistik yang dijanjikan oleh Pemkab Tulungagung belum dapat digunakan lantaran masih dalam proses pembangunan.


Baca Juga: Tak Mau Setengah-setengah Amankan Pemilu 2024, Segini Personel yang Disiapkan Polres Tulungagung

Mendapati kendala itu, pihaknya terpaksa memikirkan opsi untuk mengatasi kedala yang dialami.

"Kalau janji dari Pemkab Tulungagung, gudangnya akan jadi pada Desember 2023 mendatang. Kalau sampai saat itu belum selesai dibangun, kami harus memikirkan opsi lain," ucapnya.

Pihaknya berencana untuk meminjam gudang penyimpanan milik Bulog di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut.

Diketahui, perizinan untuk menggunakan gudang tersebut telah diajukan. Namun, hingga saat ini izin dari pihak Bulog belum juga didapatkannya.

Baca Juga: Polres Trenggalek Kerahkan 5.811 Personel Gabungan Antisipasi Kerawanan Pemilu 2024  

“Sudah kirim surat perizinan ke Bulog, tapi belum ada balasan,” paparnya.

Kendati demikian, pihaknya masih memiliki opsi lain ketika izin dari Bulog tak kunjung datang. Opsi tersebut yakni dengan menggunakan salah satu gudang di KPU Tulungagung.

Namun, kapasitas dari gedung tersebut terbilang kecil sehingga tidak mampu untuk menampung puluhan ribu logistik.

"Kalau logistik tahap 1 disimpan di sana masih bisa, tapi kalau semua logistik tiba, gudang itu tidak cukup. Makanya kalau Desember gudang yang dijanjikan belum jadi, kami harus segera menyewa tempat lain," ungkapnya.

Selain puluhan ribu logistik dalam pengiriman tahap pertama tersebut, akan ada pengiriman logistik di tahap kedua.

Pihaknya akan melakukan proses setting, packing, dan checking sebelum logistik didistribusikan ke masing-masing kecamatan.

Diketahui, proses distribusi akan dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. "Logistik akan disimpan dulu sebelum didistribusikan ke masing-masing kecamatan atau desa. Makanya, kendala yang kami hadapi hanya gudang yang belum siap," pungkasnya.(ziz/c1/rka)

 

 

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#logistik pemilu #tulungagung #pemilu 2024 #pemilu #KPU Tulungagung