TULUNGAGUNG - Gunung Budeg merupakan salah satu objek wisata alam di Tulungagung, gunung Budeg lebih tepatnya merupakan bukit dengan ketinggian 585 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
Gunung Budeg terletak di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Dari pusat kota ditempuh dengan jarak 7 km.
Banyak pengunjung melakukan pendakian ke puncak untuk melihat keindahan sunrise atau matahari terbit dan bisa melihat pemandangan wilayah Tulungagung dari atas bukit atau Gunung Budeg.
Ditengah-tengah keindahan alam yang dimiliki oleh Gunung Budeg ini, juga memiliki mitos yang sudah melekat di masyarakat.
Mitos Gunung Budeg
1. Sumber Mata Air di Gunung Budeg
Dilihat dari Channel Youtube Bongkotan Pring yang diunggah pada 1 Maret 2023, memperlihatkan adanya sebuah sumber mata air kuno dari peninggalan Kerajaan Majapahit.
Konon dulunya, sumber mata air ini digunakan oleh para pejabat tinggi Kerajaam Majapahit untuk bertapa dan berpuasa untuk menjemput moksa.
2. Adanya Makam di Gunung Budeg
Saat menapaki tangga pendakian, pengunjung akan menemukan sebuah makam panjang. Makam tersebut ialah makam dari Syekh Alwi Quthubudin.
Baca Juga: Mitos Telaga Buret, Larangan Penebangan Pohon Hingga Penampakan Ikan Tanpa Daging
Mengutip dari video unggahan di Channel Youtube Lentera Sufi pada 6 Oktober 2019, menjelaskan bahwa daerah Gunung Budeg merupakan pusat kepercayaan jawa asli di zaman Kerajaat Majapahit.
Maka dari itu Gunung Budeg ini menjadi perhatian para wali untuk menyebarkan agama Islam, salah satunya adalah Syekh Alwi Quthubudin.
Dibuatkan makam panjang, menurut dari video unggahan tersebut untuk menunjukkan bahwa sosok dari Syekh Alwi bukan orang biasa.
Editor : Didin Cahya Firmansyah