TULUNGAGUNG – PT Jotun Indonesia tahu betul kebutuhan para pelaku usaha konstruksi. Mereka pun menggelar Jotun Master Painter dan mengundang 50 orang terdiri dari para tukang cat dan mandor bangunan. Selain bertujuan untuk lebih mengenalkan produk Jotun, para peserta juga diberi skill sekaligus mendapatkan sertifikat pelatihan.
Diselenggarakan di Hotel Lojikka, Jotun Master Painter diisi dengan kegiatan pengenalan perusahaan, pengenalan produk, persiapan sebelum mengecat dan ada sesi mengecat. Dilanjutkan juga dengan pengenalan warna, dan tes memperbandingkan cat Jotun dengan produk cat lain.
Decorative Retail Consultant Area Jawa Timur PT Jotun Indonesia Daniel Ertantyo menjelaskan menjelaskan bahwa Jotun Master Painter adalah gathering bagi para tukang cat selaku aplikator, mandor, dan pengembang. Diharapkan setelah mengikuti gathering tersebut peserta lebih percaya diri. “Yang semula mereka pakai cat lain, otomatis mau coba Jotun. Peserta jadi tahu bedanya seperti apa, setelah mereka merasakan langsung waktu pengaplikasian,” ucap Daniel.
Baca Juga: Mandor Cerita Terkait Perbaikan Plengsengan Jembatan Ngujang I
Sedangkan pemberian sertifikat ini bisa menjadi nilai lebih bagi para tukang cat untuk mereka gunakan saat menawarkan jasa. “Atau saat proses tender oleh perusahaan memiliki tenaga tukang cat yang bersertifikat, sehingga bisa meningkatkan kredibilitas mereka juga,“ lanjut Daniel.
Program Master Painter ini juga dirancang tidak saja sebagai kegiatan pelatihan. Namun lewat program ini, Jotun ingin merangkul loyalitas para tukang cat, dengan juga memberikan beragam support tambahan kepada mereka dalam mendukung pekerjaan mereka sebagai tukang cat sehari-hari. Tidak saja dibekali pelatihan teknis, namun para tukang cat juga diajarkan bagaimana memadupadankan inspirasi warna dan cara berkomunikasi kepada para konsumen mereka.
Baca Juga: Belum Semua Pelaku Usaha di Kabupaten Blitar Mengantongi Sertifikat Produk Halal
Imam Basori pemilik usaha jasa bangun Kalingga yang beralamat di Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung mengatakan acara Jotun Master Painter ini sangat berguna bagi dirinya. “Acaranya dikemas baik, komunikasinya dari Jotun juga sangat baik, penyampaiannya mudah dipahami,” ucap Imam.
Sedangkan secara kualitas baginya Jotun luar biasa. “Olesan Jotun dua kali oles sudah nutup, jadi kalau dipakai Jotun ini istilahnya lebih babar. Maksudnya satu kaleng bisa untuk ngecat lebih luas dibandingkat cat lain, saya sudah sering memakai Jotun. Dengan acara bisa paham lebih detail lagi tentang Jotun,” lanjut Imam.
Pendapat serupa juga disampaikan Sugeng Kuncir. Dia mengaku sudah mengaplikasikan cat Jotun, sehingga sudah tahu kekuatan cat ini. “Kualifikasinya saya sudah tahu. Cuma kadang yang dipermaslahkan owner biasanya budget, namun bisa saya sampaikan dengan biaya yang lebih tinggi, namun kualitasnya juga lebih bagus,” jelas Sugeng.(tin/rka)
Baca Juga: BPN Tulungagung Pesimistis Terbitkan 500 Sertifikat Aset Pemkab, Alasannya di Luar Perkiraan
Editor : Anggi Septian A.P.