Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Suasananya Mengharukan, Ini Harapan Mantan Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung

Matlaul Ngainul Aziz • Jumat, 10 November 2023 | 03:26 WIB

 

JAGA SILATURAHMI: Civitas Hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung berfoto bersama dengan sang mantan direktur yang pindah tugas ke RSCM Jakarta. (Foto: Yoga Dany Damara/Radar Tulungagung)
JAGA SILATURAHMI: Civitas Hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung berfoto bersama dengan sang mantan direktur yang pindah tugas ke RSCM Jakarta. (Foto: Yoga Dany Damara/Radar Tulungagung)

TULUNGAGUNG - Dilantiknya dr Supriyanto Dharmoredjo, SpB FINACS MKes menjadi Dirut Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), membawa kebanggaan tersendiri bagi civitas hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung. Kegiatan pisah kenang Mas Dokter, sapaan akrab dr Supriyanto Dharmoredjo SpB FINACS MKes, berlangsung begitu khidmat berkat dedikasi kepemimpinan selama menakhodai RSUD dr Iskak Tulungagung.

Satu per satu insan hospitalia di Tulungagung datang untuk memberikan selamat kepada Mas Dokter atas pelantikannya menjadi Dirut RSCM pada Selasa (7/11) pukul 18.00 WIB. Tak hanya insan hospitalia asal Tulungagung, pada kegiatan tersebut juga tampak hadir insan hospitalia asal luar wilayah bahkan tingkat nasional.

Tembang kasih dari lagu Sampai Jumpa mengalun sepanjang kenangan kepemimpinan dr Supriyanto Dharmoredjo SpB FINACS MKes, yang membawa nama baik RSUD dr Iskak serta Tulungagung ke kancah internasional. Deru haru pun tampak pada setiap raut wajah insan hospitalia RSUD dr Iskak untuk mengantar sosok pemimpin serta guru dalam menjalankan tugas negara.

Dalam sambutannya, dr Supriyanto Dharmoredjo SpB FINACS MKes mengucapkan beribu terima kasih kepada tamu yang datang di kegiatan pisah kenang pada Selasa (7/11) malam. Kesuksesannya dalam dunia kesehatan yang dipegang tersebut tak lepas dari guru dan civitas hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung.

“Tidak terasa dan tidak disangka bahwa Kabupaten Tulungagung menjadi barometer dalam bidang kesehatan. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Ini semua berkat kepala dinas kesehatan serta seluruh stakeholder di Tulungagung,” jelasnya.

Rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) tahun 2025 bidang kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintahan nasional adalah masyarakat yang berperilaku hidup sehat dan mampu menerapkan pola hidup sehat. Namun, ketika sakit, ada kepastian dan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Pola tersebut telah terbentuk di Kabupaten Tulungagung.

“Itu berkat kolaborasi yang dilakukan RSUD dr Iskak dan dikoordinasi dinas kesehatan, pelayanan primer di puskesmas, dan rumah sakit swasta yang lain menjadi single data di Kabupaten Tulungagung. Ini menjadi sistem yang terbaik di Indonesia,” ucapnya.

Dia menegaskan bahwasanya penanganan bidang kesehatan di Tulungagung telah purna. Hal ini tergambar dalam penanganan kesehatan masyarakat yang dapat diakses secara gratis.

“Orang Tulungagung itu tinggal bekerja untuk urusannya sendiri. Kalau sakit dan tidak punya, ya sudah tidak usah bayar, langsung saja datang ke RSUD dr Iskak,” paparnya.

Di akhir sesi, dia memberikan pesan untuk Direktur RSUD dr Iskak selanjutnya agar dapat melanjutkan serta mempertahankan prestasi yang telah ditorehkan RSUD dr Iskak dalam bidang kesehatan. Begitu pula untuk merealisasikan otomasi organisasi dapat dilakukan secara penuh.

“Sekarang itu otomasi organisasinya baru berjalan 70 persen. Jadi, saya harap di akhir November nanti dapat menjadi 100 persen, supaya pengelolaannya paperless, digitalisasi, serta organisasi itu dapat sustain dan terjaga keberlanjutannya,” tutupnya. (ziz/c1/rka)

 

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#rscm #mas dokter pri #rsud dr iskak tulungagung #RSCM Jakarta #rsud dr iskak