TULUNGAGUNG – Masa pendaftaran kurang tiga hari, tak satupun pejabat yang mendaftarkan diri pada seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama sekretaris daerah (Sekda) Tulungagung, Senin (4/12/2023).
Jabatan tersebut bukannya tidak ada yang menginginkan, tapi para pendaftar dimungkinkan masih melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan.
“Belum ada yang mendaftar, masih mencari persyaratan mungkin,” jelas Sekda Tulungagung, Sukaji.
Meski belum ada satupun calon yang kelihatan, Sukaji berharap Sekda penerusnya bisa menjadi pemimpin yang baik bagi seluruh birokrat Tulungagung.
Sekda baru nanti juga harus bisa menjalin kerja sama yang baik dengan kepala daerah baik saat dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati ataupun saat dipimpin Bupati definitif hasil Pilkada tahun 2024.
“Sedapat mungkin harus klop dan bisa bekerja sama dengan kepala daerah baik Pj maupun yang baru nanti,” katanya.
Dia memastikan tidak akan memberikan intervensi apapun pada seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama Sekda Tulungagung ini.
Karena panitia seleksinya sendiri berasal dari pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timut (Jatim) mulai dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara Surabaya serta unsur Akademisi.
“Kalau ketua Panselnya dari Akademisi. Kalau saya tidak boleh sama sekali ikut dalam kepanitiaan seleksi ini,” katanya.
Sedangkan secara pribadi, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung itu mengharapkan pemegang tampuk kepemimpinan Sekda setelah ia pensiun pada Januari tahun 2024 mendatang adalah putra daerah Tulungagung.
Tentunya sosok putra daerah bisa lebih mengetahui permasalahan mendasar yang ada di Kota Marmer ini.
“Semoga yang terbaik lah yang nanti terpilih. Yang jelas karena saya orang Tulungagung, berharap yang jadi ya orang Tulungagung,” kata Sukaji.
Sukaji juga menyebutkan beberapa nama yang sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri pada seleksi terbuka pengisian jabatan Sekda Tulungagung ini.
Seperti Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tulungagung, Soeroto serta Kepala Inspektorat Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibjo Harsono.
Selain dua nama itu, sebenarnya ada beberapa nama lain yang gencar diisukan menjadi calon kuat pengisi jabatan Sekda Tulungagung. Salah satu diantaranya dalah Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Galih Nusantoro. Namun saat dikonfirmasi koran ini melalui sambungan telepon pada Kamis (30/11) lalu, pria tersebut mengungkapkan tidak berniat mengikuti kontestasi pencarian Sekda Tulungagung.
“Kalau pandangan saya sendiri, masih banyak senior dan saya paling junior diantaranya. Mungkin saya tidak akan ikut kontestasi,” jelasnya singkat.
Sekadar mengingatkan, Dibukanya seleksi terbuka pencarian Sekda Tulungagung ditandai dengan dikeluarkannya pengumuman nomor 22/PANSEL-TA-SEKDA/IX/2023 tentang Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung tahun 2023.
Masa pendaftaran dimulai pada 22 November hingga 7 Desember sedangkan pengumuman hasil akhir seleksi sesuai jadwal dilaksanakan pada 21 Desember mendatang.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra