Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Duta GenRe Terpilih, Kabupaten Tulungagung Menuju Zero Stunting 2024

M. Choirurrozaq • Minggu, 10 Desember 2023 | 21:12 WIB

MEMBANGGAKAN: Bunda GenRe Diana Puspitasari didampingi Kepala Dinas KBPPA Suparni, menobatkan Duta GenRe 2023 Arditya Widyo Kuncoro dari SMAN 1 Boyolangu, dan  Eva Amalia asal MAN 1 Tulungagung.
MEMBANGGAKAN: Bunda GenRe Diana Puspitasari didampingi Kepala Dinas KBPPA Suparni, menobatkan Duta GenRe 2023 Arditya Widyo Kuncoro dari SMAN 1 Boyolangu, dan Eva Amalia asal MAN 1 Tulungagung.
RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Sebagai langkah taktis menuju target kabupaten zero stunting pada tahun 2024, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Tulungagung kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) 2023, Sabtu (9/12/23).

Grand final sekaligus menjadi panggung penganugerahan diselenggarakan di Taman Bina Bakat dan Kompetensi Siswa Tulungagung, mulai pukul 09.00 WIB. Terpilih dinobatkan sebagai Duta GenRe Kabupaten Tulunggaung tahun 2023 Juara 1 Putra Arditya Widyo Kuncoro dari SMAN 1 Boyolangu dan Juara 1 Putri Eva Amalia asal MAN 1 Tulungagung.

Arditya dan Eva masuk 20 peserta dalam grand final. Sebelumnya, para finalis telah mengikuti serangkaian kegiatan pemilihan yang dimulai sejak awal November lalu. Mulai seleksi formulir, tes tulis, dan paper, serta menjalani karantina selama 3 hari.

“Penganugerahan ini mencerminkan komitmen dan apresiasi dari Dinas KBPPPA serta Insan Genre Gayatri Kabupaten Tulungagung dalam melibatkan remaja untuk arah pembangunan,” ujar Kepala Dinas KBPPA Tulungagung Suparni.

Suparni menambahkan, peserta yang lolos seleksi diberikan materi GenRe untuk menunjang kesiapan remaja menghadapi isu-isu seperti zerokan seks bebas, pernikahan dini, dan NAPZA sesuai dengan slogan salam GenRe. “Tujuan kami, pemilihan Duta GenRe ini bukan hanya untuk menobatkan sebagai duta GenRe. Melainkan agar remaja putra dan putri dapat menjadi figur teladan serta motivator di kalangan sesama generasi muda, terkait kesehatan reproduksi dan lainnya,” harap Suparni.

Photo
Photo
Pj Ketua TP PKK Tulungagung yang juga Bunda GenRe Diana Puspitasari Heru Suseno berharap agar Duta GenRe yang terpilih mampu mengembangkan citra positif program GenRe. “Melalui Duta GenRe, dengan meningkatkan promosi, sosialisasi, dan informasi Program Bangga Kencana di lingkungan remaja, diharapkan pendewasaan usia perkawinan akan meningkat, dan penurunan stunting di Tulungagung menjadi zero pada tahun 2024,” pesan Diana.

Diana menjelaskan bahwa salah satu visi Indonesia tahun 2045 adalah terciptanya generasi emas yang memiliki kecerdasan komprehensif. Untuk mewujudkannya, bonus demografi pada 2030–2035, termasuk di Kabupaten Tulungagung harus diisi dengan SDM berkualitas. Saat ini, kita masih memiliki persoalan dalam pembangunan SDM, salah satunya adalah stunting,” tutur Diana.

Salah satu misi dari program GenRe adalah pendewasaan usia perkawinan, yang relevan dengan pencegahan stunting karena usia saat menikah dan hamil menjadi faktor risiko melahirkan anak stunting.

“Sebagai Bunda GenRe, saya memiliki kewajiban untuk mensukseskan program GenRe ini dengan pengasuhan dan pendampingan tumbuh kembang remaja, termasuk dalam upaya pendewasaan usia perkawinan. Peran ini sangat penting bagi saya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tulungagung,” pungkas Diana.(zaq)

 

 

 

Editor : M. Choirurrozaq
#Zero #Duta GenRe #KBPPPA #stunting #Tuluangung