Grand final sekaligus menjadi panggung penganugerahan diselenggarakan di Taman Bina Bakat dan Kompetensi Siswa Tulungagung, mulai pukul 09.00 WIB. Terpilih dinobatkan sebagai Duta GenRe Kabupaten Tulunggaung tahun 2023 Juara 1 Putra Arditya Widyo Kuncoro dari SMAN 1 Boyolangu dan Juara 1 Putri Eva Amalia asal MAN 1 Tulungagung.
Arditya dan Eva masuk 20 peserta dalam grand final. Sebelumnya, para finalis telah mengikuti serangkaian kegiatan pemilihan yang dimulai sejak awal November lalu. Mulai seleksi formulir, tes tulis, dan paper, serta menjalani karantina selama 3 hari.
“Penganugerahan ini mencerminkan komitmen dan apresiasi dari Dinas KBPPPA serta Insan Genre Gayatri Kabupaten Tulungagung dalam melibatkan remaja untuk arah pembangunan,” ujar Kepala Dinas KBPPA Tulungagung Suparni.
Suparni menambahkan, peserta yang lolos seleksi diberikan materi GenRe untuk menunjang kesiapan remaja menghadapi isu-isu seperti zerokan seks bebas, pernikahan dini, dan NAPZA sesuai dengan slogan salam GenRe. “Tujuan kami, pemilihan Duta GenRe ini bukan hanya untuk menobatkan sebagai duta GenRe. Melainkan agar remaja putra dan putri dapat menjadi figur teladan serta motivator di kalangan sesama generasi muda, terkait kesehatan reproduksi dan lainnya,” harap Suparni.
Diana menjelaskan bahwa salah satu visi Indonesia tahun 2045 adalah terciptanya generasi emas yang memiliki kecerdasan komprehensif. Untuk mewujudkannya, bonus demografi pada 2030–2035, termasuk di Kabupaten Tulungagung harus diisi dengan SDM berkualitas. Saat ini, kita masih memiliki persoalan dalam pembangunan SDM, salah satunya adalah stunting,” tutur Diana.
Salah satu misi dari program GenRe adalah pendewasaan usia perkawinan, yang relevan dengan pencegahan stunting karena usia saat menikah dan hamil menjadi faktor risiko melahirkan anak stunting.
“Sebagai Bunda GenRe, saya memiliki kewajiban untuk mensukseskan program GenRe ini dengan pengasuhan dan pendampingan tumbuh kembang remaja, termasuk dalam upaya pendewasaan usia perkawinan. Peran ini sangat penting bagi saya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tulungagung,” pungkas Diana.(zaq)
Editor : M. Choirurrozaq