Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Meski Tak Punya Tempat Latihan Khusus, Atlet-atlet Sepatu Roda Asal Tulungagung Torehkan Prestasi Membanggakan

Matlaul Ngainul Aziz • Senin, 11 Desember 2023 | 20:13 WIB
Antusiasme masyarakat saat melihat anak-anak pandai bermain inline skate, atau sepatu roda dengan roller satu baris.
Antusiasme masyarakat saat melihat anak-anak pandai bermain inline skate, atau sepatu roda dengan roller satu baris.

TULUNGAGUNG – Tak miliki tempat latihan yang layak, cabang olahraga sepatu roda di Tulungagung tetap tuai prestasi membanggakan. Puluhan prestasi berhasil disabet oleh cabang olahraga satu ini sepanjang tahun 2023 ini.

Pelatih Sepatu Roda, Nugraha Arif Putranto mengatakan, dalam dua tahun terakhir minat masyarakat Tulungagung terhadap cabang olahraga sepatu roda meningkat pesat.

Diketahui rentan usia peminat cabang olahraga sepatu roda berkisar 5 hingga 10 tahun. Kini total atlit yang mengikuti pelatihannya ada sebanyak 50 atlit.

“Kebanyakan perempuan, usia mulai dari 5 hingga 10 tahun. Totalnya itu ada 50 atlit, yang besar juga ada,” jelasnya Jumat (8/12/2023).

Latihan sebanyak tiga kali dalam satu minggu, yakni dihari Rabu, Jumat dan Minggu. Namun, untuk hari diluar jadwal latihan tersebut dia berfokus untuk mematangkan fisik para atlit sepatu roda.

Seperti halnya melatih daya tahan, kekuatan otot perut, kekuatan otot lengan, kelincahan, daya ledak, kelentukan, kecepatan dan keseimbangan.

“Kalau latihan merodanya itu jadwalnya ada 3 hari. Selain itu, kita latihan fisik,” ucapnya.

Diketahui sepanjang tahun 2023 ini ada puluhan thropy kejuaraan berhasil disabet oleh cabang olahraga sepatu roda di Tulungagung.

Pada kejuaraan sepatu roda terakhir saja, atlit-atlit yang dilatihnya berhasil merebut juara umum dengan capaian 18 medali emas. Belum lagi torehan prestasi pada kejuaraan lainnya yang masih bertengger di podium.

“Tahun ini ada yang menang di Porprov, terakhir di Lumajang itu dapat juara umum ketiga dan di Surabaya juga dapat juara umum kedua,” paparnya.

Kendati banyak torehan prestasi membanggakan, atlit sepatu roda di Tulungagung belum memiliki tempat latihan khusus yang layak untuk berlatih. Selama ini atlit-atlit tersebut berlatih di Gedung Olahraga Lembupeteng Tulungagung.

“Kalau latihan di situ (GOR Lembupeteng-RED) kurang nyaman dan aman bagi atlit,” ungkapnya.

Tempat latihan sepatu roda yang layak merupakan tempat yang dapat menunjang keamanan bagi para atlit. Selain itu, beragam halang rintang juga diperlukan pada tempat latihan sepatu roda. Hal tersebut guna melatih kelincahan bagi para atlit.

“Ya meski pun tidak punya tempat latihan sepatu roda yang khusus, kita tetap berusaha optimal untuk mengharumkan nama Kabupaten Tulungagung dalam kancah olahraga sepatu roda,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#nugraha arif putranto #tulungagung #sepatu roda