Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Segini Serapan Anggaran Pemkab Tulungagung hingga Akhir 2023

Mukhamad Zainul Fikri • Sabtu, 30 Desember 2023 | 15:00 WIB
Realisasi anggaran Pemkab Tulungagung belum mencapai persentase yang sempurna.
Realisasi anggaran Pemkab Tulungagung belum mencapai persentase yang sempurna.

TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung membidik serapan anggaran belanja tembus 92 persen sampai tutup buku 31 Desember 2023.

Namun pada hari aktif terakhir tahun ini atau pada Jumat (29/9/2023) kemarin, serapan anggaran masih 89,3 persen.

Dengan begitu, setiap perangkat daerah dituntut untuk secepatnya menyelesaikan proses belanja atau pembayaran yang dilakukan.

Dalam hitungan hari menjelang akhir 2023, kekurangan target serapan belanja sekitar 3 persen lebih harus dikejar bersama-sama.

“Serapan anggaran yang sudah tercatat per hari ini (Jumat, 29/12/2023) adalah 89,3 persen,"

"Secara moderat target serapan kita sampai akhir tahun nanti adalah diatas 92 persen, kurang lebihnya begitu,” beber Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Galih Nusantoro.

Galih optimis target itu bisa tercapai. Karena serapan sebesar 89,3 persen per hari jumat kemarin masih sangat bisa berubah.

Toh penanggalan kegiatan masih akan berakhir sampai 31 Desember nanti meskipun pada 30 -31 Desember merupakan hari libur kerja.

“Jadi itu masih belum final, masih sangat bisa berubah dan bertambah lagi serapannya,” ujarnya saat ditemui di halaman Mapolres Tulungagung.

Ada beberapa faktor yang memungkinkan serapan bisa bertambah pesat pada dua hari terakhir tahun 2023 ini.

Pertama ketika penjurnalan terhadap Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) serta Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dilakukan, maka itu bisa meningkatkan serapan anggaran pemerintah.

Selain itu, lanjut Galih, masih ada beberapa pekerjaan infrastruktur yang sudah selesai namun masih dalam tahap review dan uji laboratorium.

Sehingga untuk pembayarannya belum bisa dilakukan. Namun jika proses-proses itu bisa segera rampung, maka bisa mendongkrak serapan belanja tahun 2023 ini.

Bisa juga dalam kondisi seperti itu pembayarannya akan dilakukan secara lompat tahun pada tahun 2024 nanti.

“Yang masih tahap review hanya sebagian saja, tidak semuanya. Sebagian pekerjaan fisik juga sudah dibayarkan dan sudah dijurnal,” paparnya.

Galih menambahkan beberapa perangkat daerah juga masih melaksanakan belanja akhir tahun yang belum dijurnal.

Kemudian transaksi-transaksi yang terjadi sepanjang hari jumat kemarin juga belum masuk dalam komponen serapan anggaran sebesar 89,3 persen itu.

“Kalau saya yakin bisa mencapai target 92 persen itu kalau semuanya sudah dijurnal,” katanya.

Jika serapan anggaran bisa tembus 92 persen, akan terjadi peningkatan serapan anggaran dibandingkan tahun 2022 kemarin sebesar 87,45 persen.

Besaran sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (Silpa) tahun ini bisa diperkecil.

“Karena Silpa ini juga kasuistis, bisa karena kegiatan yang gagal tender, karena bencana alam atau hal tidak terduga lainnya,” tutup Galih.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#serapan anggaran #Galih Nusantoro #Pemkab Tulungagung