Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Selain Trayek Baru di JLS, Damri Via Selingkar Wilis Tulungagung - Ponorogo Mulai Operasional

Mukhamad Zainul Fikri • Senin, 8 Januari 2024 | 23:15 WIB
Trayek baru Bus DAMRI melintadi JLS Tulungagung.
Trayek baru Bus DAMRI melintadi JLS Tulungagung.

TULUNGAGUNG - Setelah setahun lebih mandek, trayek Bus Damri Tulungagung - Ponorogo yang melalui Selingkar Wilis akhirnya beroperasi lagi.

Per 6 Januari lalu, angkutan berpelat merah itu telah memperpanjang kontrak operasi dua armadanya sampai 31 Desember mendatang.

Pada trayek itu, salah satu kecamatan di Tulungagung yang dilewati adalah Kecamatan Pagerwojo.

Jalur yang dilalui juga cukup ekstrem karena melewati pegunungan di lereng Gunung Wilis yang dari Terminal Gayatri Tulungagung hingga Terminal Seloaji Ponorogo.

Seperti diketahui, Bus Damri memang selalu menerjunkan armadanya hingga ke pelosok desa.

Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Sujarmani menjelaskan trayek bus Damri jurusan Tulungagung - Ponorogo bisa selingkar wilis sudah setahun lebih tidak beroperasi.

Mereka berhenti beroperasi lebih tepatnya ada akhir tahun 2022 yang lalu saat kawasan Pagerwojo banyak terjadi bencana tanah longsor.

“Awalnya itu dulu karena rute yang dilalui trayek tersebut terkena longsor di akhir tahun 2022. Karena rutenya dianggap masih rawan, sehingga trayek diberhentikan sementara sampai jalan diperbaiki dan jalur sudah aman,” papar Sujarmani.

Sementara pada tahun 2023 lalu, ruas jalan yang dilewati trayek itu sudah diperbaiki. Contohnya adalah perbaikan ruas jalan di Desa Sidomulyo dan Desa Samar yang berada di Kecamatan Pagerwojo.

Perbaikan jalan itu disusul dengan perpanjangan kontrak yang dilakukan oleh pihak Bus Damri untuk trayek yang sempat mandek itu.

Sujarmani menjelaskan kontrak akan sudah mulai berjalan pada 6 Januari lalu dan akan berakhir sampai 31 Desember mendatang.

Sehingga bisa dipastikan, sepanjang tahun 2024 ini trayek tersebut akan kembali aktif ngaspal seperti dulu lagi.

“Karena trayek itu sebenarnya juga ramai diminati masyarakat. Dua armada yang diterjunkan selalu full penumpangnya. Masyarakat Pagerwojo yang ingin ke Tulungagung Kota biasanya juga menggunakan trayek ini,” bebernya.

Kemudian saat ditanya kenapa trayek ini mandek cukup lama, Sujarmani berkilah faktor utamanya adalah pada administrasi pekerjaan ruas jalan yang dilewati.

Karena tanah longsor terjadi pada akhir tahun 2022, membuat pekerjaan perbaikan ruas jalan tidak bisa dilaksanakan pada tahun itu juga. Perbaikan ruas jalan baru bisa bisa dilaksanakan tahun setelahnya atau tahun 2023 lalu.

“Kejadian (tanah longsor) itu kan akhir tahun 2022, dan itu sudah lewat masa lelang. Sehingga perbaikan jalan yang dilewati Bus Damri ini baru bisa terlalsana tahun 2023. Sebenarnya masalah utamanya disitu,” tutupnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#tulungagung #selingkar wilis #damri #ponorogo #bus