Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Balita di Tulungagung Digigit Monyet, Tim Observasi Virus Rabies

Matlaul Ngainul Aziz • Rabu, 10 Januari 2024 | 22:24 WIB
Tim melakukan observasi kandungan virus rabies terhadap monyet ekor panjang.
Tim melakukan observasi kandungan virus rabies terhadap monyet ekor panjang.

TULUNGAGUNG - Anak usia 3 tahun atau balita digigit hewan peliharaan jenis monyet ekor panjang di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, pada Sabtu (6/1/2024).

Tim kesehatan pun langsung mengobservasi monyet tersebut untuk mengetahui kandungan kandungan virus rebies.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, Tutus Sumaryani membenarkan adanya kasus hewan peliharaan jenis monyet ekor panjang yang menggigit seorang anak usia 3 tahun di Desa Tambakrejo Sumbergempol, Tulungagung, pada Sabtu (6/1)/2024 lalu.

Mendapati laporan tersebut, pihaknya segera mendatangi lokasi untuk memeriksa hewan peliharaan itu. Yang mana monyet merupakan salah satu hewan liar yang dapat menularkan virus rabies.

“Kejadiannya itu pada Sabtu (6/1/2024), ketika mendapatkan laporan kita langsung ke lokasi untuk memeriksa hewan peliharaan monyet jenis ekor panjang ini,” jelasnya Rabu (10/1/2024).

Berdasarkan pemeriksaan, pihaknya tidak mendapati adanya indikasi virus rabies pada hewan peliharaan tersebut.

Kemudian untuk tindakannya sendiri, pihaknya akan menunggu selama 14 hari terhitung saat kejadian gigitan monyet itu terjadi.

Artinya hingga Sabtu (20/1/2024) pihaknya akan terus melakukan observasi pada hewan peliharaan tersebut.

Ketika hewan peliharaan ini tidak menunjukkan indikasi virus rabies, pihaknya akan mengeluarkan surat keterangan bebas rabies dan memberikan suntikan rabies pada hewan peliharaan tersebut.

“Setelah surat keterangan bebas rabies keluar dan suntukan rabies telah dilakukan maka hewan peliharaan ini akan kita serahkan ke pemiliknya,” ucapnya.

Berdasarkan observasi, hewan peliharaan monyet ekor panjang ini tergolong hewan yang cukup jinak. Namun karena sejatinya hewan liar, ketiga hewan itu diusik maka akan muncul karakter aslinya.

Diketahui monyet ekor panjang merupakan hewan yang tidak dilindungi sehingga dapat dipelihara skala rumahan.

Kendati demikian, tempat pemeliharaan monyet ekor panjang harus pada lingkungan dan situasi yang mendukung.

“Ya karena termasuk hewan liar, jadi kalau digoda bisa keluar karakter asli hewan liarnya. Hewan peliharaan ini termasuk jinak,” paparnya.

Kemudian untuk korbannya sendiri, telah ditangani oleh Dinas Kesehatan Tulungagung. Berdasarkan informasi, penanganan korban gigitan monyet ini telah dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis sedini mungkin.

“Sudah ditangi oleh Dinas Kesehatan. Jadi ya sudah ditanganu,” tutupnya.

Sementara itu, pemilik hewan peliharaan monyet ekor panjang, Eko Supriyono mengaku telah memelihara hewan jenis monyet ekor panjang ini selama kurang lebih dua setengah tahun.

Yang mana dalam rentan waktu tersebut dia menemui kejadian gigitan dari hewan peliharaannya baru kali ini.

“Menyet ini sudah saya pelihara sejak umur 2 bulan. Dulu itu dikasih sama orang untuk memelihara dan saya pelihara selama 2,5 tahun,” jelasnya.

Menurutnya hewan peliharaannya ini tergolong jinak. Namun apabila diganggu atau diperlakukan tidak semestinya, sudah sewajarnya jika hewan itu memberikan perlawanan. “Kalau tidak diganggu atau dipukul, ya tidak mungkin menggigit,” ucapnya.

Disinggung ihwal kronologi kejadian gigitan monyet tersebut, dia mengaku jika tidak mengetahui persis bagaimana kronologi hingga terjadinya gigitan hewan peliharaannya ke anak itu.

Diketahui pada saat itu, dia tengah berada di belakang rumah. Menurutnya korban kerap datang bersama saudaranya untuk melihat monyet.

Baca Juga: Selain Trayek Baru di JLS, Damri Via Selingkar Wilis Tulungagung - Ponorogo Mulai Operasional

“Ya momong lah sambil melihat monyet. Kalau tetangga mau lihat ya monggo,” paparnya.

Sebelumnya monyet yang ia pelihara dikurung di dalam kandang. Namun seiring berjalannya waktu, kandang monyet miliknya rusak sehingga monyet ini dirantai dengan panjang sekitar 30 cm.

“Awalnya saya berikan kandang, tapi sudah rusak. Akhirnya saya rantai di depan rumah,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Tutus Sumaryani #monyet ekor panjang #rabies