TULUNGAGUNG - Adu banteng antara sepeda motor kontra mini bus terjadi di Jalan Umum masuk Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, Tulungagung.
Akibatnya, seorang pria pengendara sepeda motor inisial AH (48) warga Desa Karangtalun Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, meninggal lantaran luka parah pada bagian kepala.
Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi, melalui Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Jodi Indrawan membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor jenis Honda Pcx Nopol AG 5498 RDO kontra mini bus jenis Suzuki Carry Nopol AG 1904 TN.
Diketahui kecakaan adu banteng ini terjadi di Jalan Umum masuk Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Ngunut Tulungagung pada Minggu (14/1/2024) sekitar pukul 05.00 WIB.
Akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Honda PCX meninggal di lokasi lantaran luka parah pada bagian kepala yang dialaminya.
“Iya benar ada peristiwa kecelakaan di Jalan Umum masuk Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Ngunut Tulungagung pagi tadi,” jelasnya kemarin (14/1/2024).
Berdasarkan kronologi, semula korban AH pengendara sepeda motor Honda PCX melaju dari arah timur menuju barat.
Kemudian dari arah berlawanan, terdapat mini bus Suzuki Carry dikendarai oleh MB (52) warga Desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol.
Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban sempat menghindari jalanan berlubang yang ada di jalan tersebut.
Lantaran kurang waspada, kecelakaan pun tak dapat dihindarkan dengan menghantam bagian depan mini bus Suzuki Carry.
“Akibat benturan pengendara sepeda motor sempat terpental dari titik benturan awal. Kondisi kendaraan dari keduanya ringsek,” ucapnya.
Mendapati kejadian tersebut, lantas warga sekitar melaporkan peristiwa kecelakaan ini ke Polsek Ngunut dan diteruskan ke Satlantas Polres Tulungagung.
Setibanya petugas di lokasi, kondisi AH pengendara sepeda motor telah meregang nyawa dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Lalu pengendara dan tiga penumpang mini bus berhasil selamat dari kecelawaan maut itu.
“Pengendara mini bus Suzuki Carry termasuk tiga penumpang termasuk salah satunya balita dalam kondisi selamat,” paparnya.
Setelah melakukan olah TKP, diduga penyebab kecelakaan maut ini akibat pengendara mini bus kurang memperhatikan arus lalu lintas sehingga menabrak pengendara roda dua tersebut.
Kini korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Iskak guna mendapatkan perawatan lanjutan.
“Akibat kecelakaan ini taksiran kerugian materi senilai Rp1 juta. Selanjutnya kasus ini sudah diproses oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung,” pungkasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra