TULUNGAGUNG - Ratu Genza Olympiad Batch I tahun 2024 berhasil menarik antusiasme ribuan pelajar di seluruh Kabupaten Tulungagung.
Diketahui olimpiade ini dilakukan di empat region di seluruh Tulungagung. Yang mana, grand final olimpiade ini akan diselenggarakan di UC Universitas Gajahmada Yogyakarta pada Sabtu (9/3/2024) mendatang.
Brand Manager Genza Education Kabupaten Tulungagung, Atik Agustina mengatakan, Ratu Genza Olympiad Batch I tahun 2024 ini bertemakan membangun generasi cerdas berprestasi.
Olimpiade ini diselenggarakan pada Minggu (14/1/2024) di empat region di Tulungagung. Adapun region satu meliputi Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Kedungwaru dan Boyolangu.
Lalu region dua meliputi Kecamatan Kauman, Gondang, Karangrejo dan Pagerwojo. Region tiga meliputi Kecamatan Sumbergempol, Ngunut, Rejotangan, Pucanglaban dan Kalidawir.
Region empat meliputi Kecamatan Campurdarat, Bandung, Besuki, Pakel dan Tanggunggunung.
“Ada empat region di seluruh Kabupten Tulungagung. Tempat pelaksanaannya ada di SMPN 1 Tulungagung, SMPN 1 Kauman dan SMPN 1 Ngunut,” jelasnya kemarin (14/1).
Diketahui Ratu Genza Olympiad ini berhasil menarik antusiasme sebanyak 1.300 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) di seluruh Tulungagung.
Yang mana pada olimpiade ini melombakan tiga mata pelajaran yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Bahasa Inggris.
Kemudian untuk kriteria peserta Grand Final Ratu Genza Olympiad Kabupaten Tulungagung yaitu lolos nilai passing grade. Diketahui nilai passing grade untuk mata pelajaran Matematika yakni 75 persen, IPA 80 persen dan Bahasa Inggris 80 persen.
Namun apabila tidak ada yang memenuhi nilai Passing Grade, maka akan diambil 6 peringkat teratas.
Adapun pihaknya juga mempertimbangkan ihwal finalis yang mengunggah video presntasu materi yang paling dikuasai.
“Video presentasi materi yang paling dikuasai itu boleh menggunkaan alat
peraga. Nantinya digunakan acuan ujian lisan pada babak final,” ucapnya.
Kedepannya babak final dari Ratu Genza Olympiad akan dilaksanakan di Auditorium UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Hilirnya yakni babak grand final akan diselenggarakn di UC Universitas Gajahmada Yogyakarta pada Sabtu (9/3/2024).
Diketahui bimbingan belajar Genza Education ini telah ada di empat titik di Tulungagung, yakni G-Center Kalangbret Kauman, G-Center Diponegoro, G-Center Rejotangan dan G-Center Campurdarat.
“Finalnya itu nanti di bulan Februari, kalau grand finalnya itu juara tiap Kabupaten atau Kota di perlombakan di UC Gajahmada Yogyakarta,” pungkasnya.
Sementara itu, Peserta Ratu Genza Olympiad, Baqoroh Adim Alamsyah mengatakan apabila ia telah mempersiapkan segala hal sebelum mengikuti olimpiade se Kabupaten Tulungagung ini.
Persiapannya sendiri berupa berlatih olah soal dan melakukan evaluasi soal. Tak hanya itu, usahanya pun dibarengi dengan doa sebelum masuk ruang dan mengerjakan soal olimpiade tersebut.
“Banyak berlatih olah soal sama evaluasi soal. Jadi cari salahnya di mana dan diperbaiki. Selain itu, ya doa juga,” jelasnya.
Dengan persiapan yang matang, dia pun berusaha mengerjakan soal dengan tenang. Tak terlintas dalam benaknya untuk dapat lolos menjadi finalis Ratu Genza Olympiad.
Namun, hasil tidak akan mengkhianati proses. Adam sapaan akrab anak tersebut, berhasil lolos dengan nilai puncak yang sangat memuaskan pada kategori Matematika kelas 6 Sekolah Dasar (SD).
“Alhamdulillah tadi dapat nomor satu kategori matematika,” ucapnya.
Orang Tua Peserta, Mirliana mengatakan, tidak ada metode belajar khusus yang ia terapkan kepada buah hatinya.
Bahkan dia lebih memilih untuk membebaskan cara belajar putrinya. Menurutnya memupuk keinginan untuk belajar terhadap anak jauh lebih penting dari pada menyuruh anak untuk berlajar setiap harinya.
“Ya misalnya ada reward kalau anak mau belajar. Akhirnya keinginan anak untuk belajar itu tumbuh. Jadi perlu pancingan dulu,” jelasnya.
Tak ayal, kedua putri dari Murliana berhasil lolos pada Ratu Genza Olympiad yang diselenggarakan pada Minggu (14/1/2024). Tentu keberhasilan ini membuatnya bangga, telah berhasil mendidik sebagai orang tua.
“Alhamdulillah dua-duanya lolos di bahasa Inggris. Bangga, merasa berhasil mendidika mereka,” tutupnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra