TULUNGAGUNG - Meski sudah ditertibkan, masih ada saja Pedagang Kaki Lima (PKL) yang bandel berjualan di tepi jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung.
Sebuah video unggahan instagram Radar Tulungagung memperlihatkan PKL yang nekat berjualan dengan menggunakan mobil.
Video tersebut diambil pada Sabtu (13/1/2024), 3 hari setelah penertiban yang dilakukan Satpol PP Tulungagung bersama Perhutani KPH Blitar.
Meski sudah ditertibkan, dalam video tersebut tampak keramaian PKL yang nekat berjualan menggunakan mobil pribadi serta pengunjung yang datang silih berganti.
Kondisi ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, jarak antara PKL dengan aspal sangat berdekatan.
Perlu diketahui, PKL di sepanjang JLS di Kecamatan Kalidawir telah di tertibkan oleh tim dari Pemerintah Kecamatan Kalidawir, Polsek, Danramil, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Kades.
"Kita sudah ada ketentuan, pemanfaatan kawasan, tanah negara yang selama ini bangunan-bangunan di sini belum memenuhi ketentuan yang berlaku," ujar Wakil Administratur (Adm) Perhutani KPH Blitar, Inugroho SR, kepada awak media.
Dari hasil penertiban tersebut, 63 warung liar kini tersisa 10 warung yang masih berdiri (dikonfirmasi sebelum pukul 12.00 WIB).
Unggahan video tersebut sontak mengundang banyak komentar netizen, salah satunya aku instagram @bahtiarsyah_patalutfi, ia menuliskan pernyataan setuju dengan penertiban yang dilakukan pemerintah.
“Bahaya poll. Setuju ditertibkan saja min. Menghindari kecelakaan lalulintas” tulis @bahtiarsyah_patalutfi
Selain itu, akun instagram @taufan_panjalu90 juga menyayangkan keberadaan PKL di tepi JLS yang dapat mengganggu pengguna jalan.
“Kui bahaya seandaine tiba-tiba mobil atau motor pecah ban nyeleot” tulisnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra