TULUNGAGUNG - Tragis, insiden kecelakaan di Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, mengakibatkan hilangnya nyawa pasangan suami istri asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Rabu (17/1/2024). Tomin dan Titin, identitas dari pasangan suami istri tersebut.
Diketahui kecelakaan terjadi akibat jalanan licin sehingga korban tak mampu menguasai kendaraannya.
Kasatlantas Polres Tulungagung, Akp Jodi Indrawan mengatakan, diketahui korban mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario dengan Nopol AG 4148 RDM.
Awalnya korban melaju dari barat menuju ke timur di jalan umum Desa Suruhan Kidul Kecamatan Bandung sekitar pukul 17.09 WIB.
Lalu dari arah sebaliknya, terdapat pengendara mobil pick up jenis Grand Max nopol AG 9205 VB yang disopir oleh Winaryo warga Desa Sambitan Kecamatan Pakel Tulungagung.
Diketahui pada saat itu tengah terjadi hujan deras sehingga membuat kondisi jalanan licin.
"Kemarin terjadi kecelakaan antara mobil pickup dengan pengendara sepeda motor di Jalan umum Desa Suruhan Kidul Kecamatan Bandung Tulungagung," jelasnya kemarin (18/1/2024).
Setelah melintasi balai desa Suruhan Kidul, korban yang berboncengan dengan istrinya ingin mendahului kendaraan di depannya.
Namun saat mencoba mendahului kendaraan tersebut, kendaraan korban oleng sehingga membuat kedua pasuntri ini terjatuh di sisi selatan jalan.
Bak jatuh tertimpa tangga, setelah terjatuh korban pun ditabrak oleh mobil pick up yang dikemudikan oleh Winaryo yang melintas dari arah timur.
Diketahui lantaran jarak jatuhnya korban terlalu dekat membuat pengemudi mobil pick up tidak sempat menghindari kedua korban yang terjatuh.
"Pengemudi mobil pickup sudah tidak sempat menghindar maupun mengerem karena jaraknya sudah terlalu dekat," ucapnya.
Masyarakat yang mengetahui kejadian itu, melaporkan kejadian laka ke Polsek Bandung dan laporan diteruskan ke Satlantas Polres Tulungagung.
Setibanya petugas di tempat kejadian perkara (TKP), diketahui kedua korban dalam kondisi tidak bernyawa dan segera dievakuasi.
Petugas pun sempat memintai keterangan terhadap beberapa saksi yang berada di lokasi.
Berdasarkan keterangan, korban terjatuh lantaran tidak dapat menguasai kendaraan akibat kondisi jalan yang licin. Kini kasus tersebut ditanganu Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung.
"Korban mengami luka berat pada bagian kepala, sebenarnya saat dievakuasi, korban masih bisa bernafas, tetapi korban tidak bernyawa saat perjalanan menuju rumah sakit," pungkasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra