Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sering Viral di Sosial Media, Empat Pantai Ini Jadi Prioritas Pengembangan Pemkab Pasca Terbangunnya JLS Tulungagung

Mukhamad Zainul Fikri • Minggu, 21 Januari 2024 | 23:00 WIB
Potrai Jalur Lintas Selatan (JLS) dari atas
Potrai Jalur Lintas Selatan (JLS) dari atas

TULUNGAGUNG – Empat destinasi pantai menjadi prioritas untuk lebih dikembangkan lagi pasca terbangunnya Jalur Lintas Selatan (JLS) di Tulungagung.

Terutama dalam hal melengkapi berbagai sarana dan prasarana pantai agar pengunjung semakin nyaman dalam berwisata.

Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Yuli Murniingsih menjelaskan empat pantai tersebut mulai dari Pantai Lumbung, Pantai Molang, Pantai Pacar serta Pantai Kedung Tumpang yang semuanya berada di Kecamatan Pucanglaban.

Kenapa empat destinasi tersebut menjadi prioritas, alasannya adalah karena Pemkab Tulungagung ada dalam perjanjian Kerjasama (PKS) dengan beberapa pihak untuk pengelolaannya.

“Kita sudah membuat PKS di empat pantai tersebut, sehingga kita memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan potensinya dengan melengkapi sarana dan prasarana yang belum ada,” jelas Yuli.

Diketaui, empat pantai tersebut baru saja membuka pintu masuknya masing-masing. Sebelumnya, Pantai Pacar, Pantai Molang dan Pantai Kedung Tumpang memiliki satu pintu masuk saja untuk para wisatawan.

“Dulu itu hanya sekali bayar pengunjung bisa menikmati tiga pantai sekaligus. Tapi setelah PKS itu dibuat, setiap pantai nantinya memiliki pintu masuknya sendiri-sendiri,” katanya.

Dia melanjutkan saat ini total ada 6 pantai yang didalam PKS-nya terdapat Pemkab Tulungagung. Selain empat pantai itu, ada Pantai Midodaren dan Pantai Gemah yang berlokasi di Kecamatan Besuki sudah lebih dulu terjalin PKS.

Lebih khusus Pantai Gemah, saat ini tengah direncanakan upaya pengelolaan sampah yang baik.

Pengelola destinasi akan diberikan pengetahuan bagaimana pengelolaan sampah yang baik dengan mengundang beberapa narasumber yang kompeten.

“Pantai Gemah akan menjadi pilot project pengelolaan sampah yang baik. Sampelnya disana dan diharapkan bisa dicontoh oleh destinasi lainnya. Endingnya nanti adalah sampah itu dikelola dan berhenti di destinasi, jadi pantai bisa bersih terbebas dari sampah,” jelasnya.

Yuni menambahkan meski ada empat pantai yang diprioritaskan untuk dikembangkan, bukan berarti pantai-pantai lainnya di Tulungagung tidak perlu sebuah pengembangan.

Beberapa pantai memang memerlukan perhatian, salah satunya adalah Pantai Popoh yang kondisinya cukup memprihatinkan. Terkait itu, keterbatasan anggaran menjadi penghalangnya.

“Karena anggaran kita untuk itu setiap tahunnya kan juga terbatas mas,” tutupnya.

Salah satu pengunjung Pantai Pacar asal Kabupaten Nganjuk, Moh Zaini mengungkapkan sebenarnya potensi yang ada di salah satu destinasi wisata Tulungagung itu luar biasa.

Hanya saja masih ada beberapa hal yang mungkin bisa dikembangkan lagi. Terutama memang sarana dan prasarana penunjang untuk berwisata.

“Kita jauh dari Nganjuk memang ingin mengetahui seperti apa Pantai dan JLS Tulungagung yang FYP (For Your page) terus itu. Bagus sih tapi kalau ditambah sarana seperti tempat duduk atau saung-saung gitu untuk istirahat mungkin akan lebih bagus lagi,” tutup pria 26 tahun tersebut.***

Editor : Luqman Hakim
#Pantai Lumbung #Pemkab Tulungagung #Pantai Pacar #Jalur Lintas Selatan (JLS) #Sarana dan Prasarana #Empat destinasi pantai