TULUNGAGUNG – Di Kabupaten Tulungagung, logistik untuk hari pemungutan suara 14 Februari mendatang telah memasuki tahap setting dan packing.
Logistik untuk 8 kecamatan sudah rampung di setting packing, sisanya akan dikebut untuk diselesaikan sampai 31 Desember mendatang.
Sementara untuk pendistribusian logistik, KPU Tulungagung menjadwalkan pada 11-12 Februari.
Ketua KPU Tulungagung Susanah menyebut proses setting packing telah mulai dilaksanakan sejak 25 januari.
Setelah lima hari berjalan, per Senin (29/1/2024) kemarin sudah ada logistik untuk 8 kecamatan yang sudah rampung untuk kemudian dilakukan penyegelan.
“Sehingga untuk proses setting packing ini masih kurang 11 kecamatan lagi. Padahal waktu juga tinggal dua hari saja. Target 31 Januari nanti kita harus selesai,” sebut Susanah.
Dengan keterbatasan tempat, proses setting packing tidak bisa dilakukan untuk dua kecamatan sekaligus dalam sehari.
Sehiggga prosesnya harus bergantian antar kecamatan. Belum lagi, penyelenggara Pemilu itu juga diuji dengan adanya hujan yang kini cukup sering turun ke Tulungagung.
Karena jika hujan turun, aktivitas setting packing harus benar-benar dihentikan. Jangan sampai logistik pemilu terkena air hujan karena itu bisa membuat logistik rusak.
“Prediksi antara matematika di kertas dengan aplikasinya memang beda. Kita kemarin sempat simulasi satu hari itu bisa untuk setting packing tiga kecamatan dengan sistem sift pagi sore dan malam,"
"Ternyata satu kecamatan saja, prosesnya memerlukan waktu seharian penuh bahkan tembus jam 2-3 pagi,” paparnya.
Baca Juga: Ratusan Surat Suara di Tulungagung Ditemukan Rusak
Sedangkan setelah proses ini berakhir, KPU Tulungagung akan melakukan proses distribusi ke 19 kecamatan di Tulungagung.
Distribusi sesuai arahan dari KPU RI, bisa dilakukan selama dua hari mulai tanggal 11 hingga 12 Februari mendatang.
Kecamatan yang paling jauh dari area kota Tulungagung, logistiknya akan didistribusikan lebih awal. Sementara wilayah kota dan sekitarnya, akan menyusul belakangan.
“Distribusi akan dilakukan pada tanggal 11 dan 12 Februari sesuai instruksi dari KPU RI. Tidak boleh terlalu lama menginapkan logistik di Kecamatan, resiko keamanan,” katanya.
Disisi yang lain, Susanah mengungkapkan KPU Tulungagung terus mempersiapkan segala sesuatu untuk hajar akbar 14 Februari, utamanya yang berkaitan dengan logistik.
Seperti saat ini, pihaknya juga masih menanti surat suara pengganti sekitar 1.900 suara rusak yang sebelumnya diajukan pengganti.
Kemudian, sampai kini mayoritas kecamatan di Tulungagung juga hampir memiliki gedung penyimpanan untuk logistik yang akan didistribusikan.
Setelah sebelumnya 8 kecamatan masih kebingungan lokasi penyimpanan, kini hanya ada 3 kecamatan saya yang belum sama sekali memilik tempat penyimpanan logistik.
“Hasil koordinasi yang kita lakukan, ada beberapa kecamatan yang sudah mendapatkan lokasi penyimpanan logistik. Lima kecamatan sudah menemukan tempat dan sisanya masih meraba-raba,” tutupnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra