Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Miris, Bocah Lima Tahun di Ngantru Tulungagung Tewas di Kamar, Kematian Korban Dicurigai Ada Unsur Pembunuhan

Matlaul Ngainul Aziz • Kamis, 1 Februari 2024 | 21:59 WIB
Olah TKP seorang bocah meninggal di Ngantru Tulungagung.
Olah TKP seorang bocah meninggal di Ngantru Tulungagung.

TULUNGAGUNG - Nasib malang dialami oleh bocah inisial SF (5) warga Desa Kepuhrejo Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Pasalnya anak tersebut ditemukan meninggal secara tidak wajar di kamarnya pada Kamis (1/2/2024).

Tak hanya itu, ibu dari anak tersebut yakni Yuniar Maharani (32) dalam kondisi kritis. Diduga meninggalnya anak tersebut dikarenakan tindakan pembunuhan.

Kapolsek Ngantru, AKP Sumaji mengatakan, sebelumnya kedua orang tua korban bekerja di Pasar Ngantru.

Ketika kedua orang tua korban bekerja, setiap harinya korban dititipkan ke neneknya. Diketahui kedua orang tua korban menjalani aktivitas seperti biasanya dan korban dititipkan ke neneknya pada Rabu (31/1/2024).

Baru sepulang dari pasar, korban dipulangkan oleh neneknya ke ibunya yang ada di rumah sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian ibu korban dan korban tidur bersama. Sementara suaminya baru pulang dari pasar sekitar pukul 12.00 WIB.

"Saat itu tidak diketahui ada kejadian apa, karena saat ayah korban tiba di rumah, keduanya juga sudah tertidur dan ayah korban juga ikut tidur," jelasnya pada Kamis (1/2/2024).

Kemudian sekitar Kamis (1/2/2024) pukul 03.00 WIB, ibu korban terbangun lantaran mengalami sakit gigi serta muntah-muntah.

Ayah korban pun mengantarkan istrinya ke Rumah Sakit Putra Waspada (RSPW) Ngujang. Sementara korban kembali diasuh oleh neneknya.

Saat diasuh neneknya, korban nampak tertidur lelap. Nenek korban pun mengira apabila korban masih terlelap dalam tidurnya sehingga nenek korban ikut beristirahat di sebelah korban.

Sayangnya, hingga pagi berlalu korban justru tidak kunjung bangun sehingga membuat nenek korban curiga. Setelah diperiksa, korban telah tidak bernyawa.

"Pihak keluarga korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Ngantru yang mana kami bersama Tim Inafis Polres Tulungagung mendatangi rumah korban untuk melakukan olah TKP," ucapnya.

Berdasarkan olah TKP, petugas tidak temukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Mulut korban pun tidak mengeluarkan busa sama sekali.

Lalu ibu korban telah dirujuk ke RSUD dr. Iskak untuk menjalani perawatan medis lebih intensif.

Pihaknya sendiri belum bisa memastikan apakah peristiwa ini tergolong murni kasus bunuh diri atau faktor lain.

Kini pihaknya tengah melakukan penyidikan guna mengungkap penyebab kematian korban dan kondisi ibu korban yang kritis.

"Kami masih mendalami, belum bisa dipastikan apakah ini bunuh diri atau bagaimana. Saat ini korban sudah dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk dilakukan otopsi," pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Ngantru, IPDA Imam Basroni mengatakan, kasus meninggalnya bocah inisial SF dan ibu korban yang kritis diduga akibat tindakan pembunuhan.

Yang mana kini kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tulungagung.

“Perkarannya saya limpahkan ke Unit PPA. Diduga dibunuh,” tandasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#polres tulungagung #dugaan pembunuhan #bocah #kabupaten tulungagung