Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kawasan Perkantoran Belga Ibarat Gurun Pasir, DPRD Tulungagung Pengin Ditambah yang Hijau-hijau

Mukhamad Zainul Fikri • Jumat, 2 Februari 2024 | 02:25 WIB
Kawasan perkantoran baru di eks Belga Kabupaten Tulungagung belum memiliki taman.
Kawasan perkantoran baru di eks Belga Kabupaten Tulungagung belum memiliki taman.

TULUNGAGUNG – Kawasan perkantoran baru yang berada di eks Belga Kabupaten Tulungagung bukannya tanpa kekurangan.

Yang paling menjadi sorotan saat ini adalah kondisi kawasan tersebut gersang, tak ada satupun pohon yang berdiri.

Ketua Komisi C DPRD Tulungagung Asrori membeberkan area perkantoran yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp4,1 miliar (M) itu masih terdapat beberapa kekurangan.

Diantaranya mulai lantai atas gedung yang cukup berhawa panas, kurangnya sumur resapan yang membuat kawasan tersebut tergenang saat hujan turun, hingga kondisi kawasan tersebut yang masih gersang.

“Kondisi di luar kan panas juga ini, kita ingin ada beberapa pohon. Syukur kalau ada tamannya sekalian, jadi biar adem,” jelasnya, saat melakukan kunjungan ke kawasan eks Belga, Kamis (1/2/2024).

Memang, kawasan perkantoran yang rampung dibangun pada akhir tahun 2023 itu masih belum ada satupun pohon yang berdiri. Sehingga sangat lumrah, jika kondisinya cukup panas terutama saat berada di luar ruangan.

Asrori memastikan pihaknya akan memberikan lampu hijau jika kawasan tersebut bisa dibangun sebuah taman.

“Kalau kekurangannya seperti AC itu mungkin OPD yang menempati bisa menyiapkan sendiri. Namun jika OPD tidak mampu menganggarkan sendiri seperti membangun taman, nanti secepatnya akan dianggarkan,” katanya.

Politikus Partai Golkar itu juga mendorong agar organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah ditunjuk untuk menempati gedung perkantoran yang sudah dibangun segera boyong (pindah).

Karena sampai Kamis kemarin, masih ada Inspektorat Tulungagung saja yang sudah pindah dari kantor lama yang berada di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu ke kawasan perkantoran Belga.

Sarana yang sudah dibangun dengan dana miliaran itu harus segera digunakan dengan sebaik-baiknya. Bahkan, Asrori memberikan target, yaitu selama satu bulan kedepan semua gedung perkantoran belga harus sudah ditempati.

“Kita target, satu bulan kedepan harus boyong kesini semuanya. Eman-eman kan kalau sudah dibangunkan gedung sebagus ini tapi tidak segera dilengkapi,” jelasnya.

Jika terkait bangunan gedung atau konstruksinya, Asrori mengaku puas dengan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung.

Sementara pada tahun ini, Pemkab Tulungagung juga bersiap membangun dua gedung perkantoran baru lagi yakni untuk Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagun serta Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Tulungagung.

“Karena ada beberapa dinas yang belum memiliki kantor, sebut saja Dinsos dan Dinas KBPPA. Karena selama ini masih nebeng di Rejoagung sana,” tutupnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#eks belga #kabupaten tulungagung