Air waduk Wonorejo yang Mengalir Ke Ranu Gubolo Tulungagung Menghilang! Ini Alasannya

Mizanatul Muttaqin • Dipublikasikan Senin, 19 Februari 2024 | 22:45 WIB
Aliran air dari Waduk Wonorejo menuju Ranu Gumbolo Yang menyurut. Terlihat dari tangkapan Kamera Drone.
Aliran air dari Waduk Wonorejo menuju Ranu Gumbolo Yang menyurut. Terlihat dari tangkapan Kamera Drone.

TULUNGAGUNG - Tempat Camping dengan pesona keindahan air danau dan banyaknya rerumputan disekitar sungai menjadi daya tarik tersendiri bagi Ranu Gumbolo Tulungagung.

Tempat wisata yang terletak di Desa Bantengan Kecaatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, tepatnya dibagian barat utara dari Kabupaten Tulungagung.

Destinasi wisata alam yang memiliki jarak 25 kilometer dari pusat kota Kabupaten Tulungagung ini memiliki waktu kurang lebih satu jam untuk jarak tempuhnya.

Tempat wisata yang digunakan untuk menghabiskan waktu dengan keluarga, teman, pacar, dan area yang selalu menjadi tujuan ibu-ibu arisan, komunitas sepeda serta komunitas lainnya untuk outboond dan melakukan game santai saat berlibur sekedar menghilangkan penat mereka saat bekerja dan sekolah.

Beberapa waktu ini Ranu Gumbolo menjadi sorotan. Pasalnya adanya cuaca panas dan kemaru panjang yang ada di Tulungagung membuat tempat ini mengalami kekeringan serta air danau yang menjadi surut.

Surutnya air yang ada di Ranu Gumbolo ini termasuk sudah cukup lama, awal surutnya yang kira-kira pada bulan Agustus 2023.

“Mengeringnya air danau Ranu Gumbolo sudah berlangsung sekitar 4 bulan yang lalu” Kata Trimanto, saat wawancaranya dengan media pada bulan Desember 2023 lalu.

Ranu Gumbolo Tulungagung saat ini yang menjadi sorotan justru malah memiliki pengunjung yang berkurang.

Sebab halnya aliran air sugai yang sedang surut saat ini membuat pengunjung kecewa. Padahal aliran air dari waduk itulah yang menjadi ikonik dari Ranu Gumbolo.

Walaupun begitu tempat ini tetap indah karena adanya hamparan rerumputan yang hijau.

Rerumputan yang hijau tersebut tumbuh subur diarea bekas genangan air waduk yang mengalir di sungai Ranu Gumbolo Tulungagung.

Baca Juga: Ketahuan Curi Kambing di Tulungagung, Pria Asal Blitar Ini Dibui

Tetap asrinya tempat ini menjadikan beberapa wisatawan anak muda dan orang tua tetap mau menggunakan tempat ini sebagai tembat untuk menghabiskan waktu menghilangkan penat dan tempat untuk bermalam atau camping.

Dari komentar yag ada di Channel YouTube Jejak Sang Adam yang sedang melakukan jelajah wisata di Ranu Gumbolo Tulungagung menjelaskan bahwasannya netizen yang bernama akun @taufiqgembur418 mengatakan bahwa ingin melakukan camping di Ranu Gumbolo Tulungagung, tetapi saat dia pergi ke tempatnya sudah tutup.

Jam buka tempat wisata Ranu Gumbolo Tulungagung ini mulai pada jam 06.30 sampai dengan 17.30.

Untuk biaya tiket masuknya kurang lebih sekitar Rp10.000 untuk sekalian parkirnya.

Pada pintu masuk dan area perkirnya juga terdapat beberapa warung kelontong penual air minum, makanan dan pulsa. Serta terdapat juga beberapa warung yang menyediakan jasa sewa kursi lipat dan meja.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
tulungagung Ranu Gumbolo Waduk Wonorejo camping