TULUNGAGUNG – Belasan newcomer atau pendatang baru mendapatkan suara meyakinkan pada pemilihan legislatif (Pileg) di Tulungagung berdasarkan Real Count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dengan suara yang didapatkan, beberapa diantaranya telah yakin bisa meraih satu kursi di DPRD Tulungagung.
Setidaknya ada 13 orang pendatang baru yang mendapatkan lebih dari 4 ribu suara berdasarkan perhitungan sementara KPU dengan presentase 79,80 persen per senin (19/2/2024) pukul 16.20.
Pada dapil I, ada Mochamad Rifa’I dari PKB dengan 5.400 suara dan Erik Wijayanto dari Partai Golkar dengan 5.670 suara. Pada dapil II, ada Meidyan Ricca Alvinca dari Partai Gerindra dengan 4.407 suara, Dio Jordy Alvian dari PDI perjuangan dengan 4.694 suara serta Harinto Triyoso dari Partai Nasdem dengan 4.908 suara.
Di dapil III, ada Ebin Sunaryo dari Partai Gerindra dengan 9.392 suara, Siswantoro dari PDI Perjuangan dengan 4.675 suara, Muhammad Ihsan Muhlashin dari PKB dengan 4.199 suara, Risky Ranisa Nur’atma dari Partai Nasdem dengan 6.680 suara serta Feny Rofaidah dari PAN dengan 5.861 suara .
Sementara di dapil IV, ada Jatmiko Dwijo Seputro dari PDI perjuangan dengan 5.090 suara. Pada dapil V ada Sabar dari Partai Nasdem dengan 6.095 suara. Terakhir pada dapil VI, ada Yudha Sawung Permadhi dari PDI Perjuangan dengan 6.914 suara.
Salah satu pendatang baru dari Partai Nasdem, Risky Ranisa Nur’atma mengungkapkan, sudah sangat yakin bisa mendapatkan 1 kursi di DPRD Tulungagung dengan perolehan sementara 6.680 di dapil Tulungagung III yang diikuti.
Karena berdasarkan perhitungan internal yang dilakukan, seharusnya suara yang diapatkan jika perhitungan telah rampung 100 persen bisa mencapai 8.000 lebih suara.
“InsyaAllah yakin mas. Itu kan perhitungan di KPU belum diinput semua, perhitungan dari C1 yang sudah diinput ini suara saya sendiri bisa mencapai 8.000 lebih,” ungkapnya.
Riski membuktikan bahwa status pendatang baru alias incumbent bukan menjadi penghalang untuk bisa memenangkan pertarungan politik dalam pileg. Pun juga tidak ada strategi khusus dalam pemilu kemarin yang diterapkan.
“Persiapan sama dengan yang lain. Sosialisasi kampanye normal seperti biasa,” tutupnya.
Caleg pendatang baru lainnya dari PDI Perjuangan, Dio Jordy Alvian mengaku tidak percaya dengan 4.694 suara yang ia dapatkan di dapil Tulungagung II.
Karena pada dapil tersebut, banyak kalangan petahana yang maju lagi baik petahana dari PDI Perjuangan atau partai lainnya.
“Tidak percaya dengan suara yang didapatkan, karena saya ini asli Ngantru dan bertarung dengan Mas Joko Tri Asmoro dan pak Agung Darmanto yang merupakan petahana dan mempunyai basis masa di dapil II,” katanya.
Menurut perhitungan yang dilakukan internal PDI Perjuangan, suara partai banteng di dapil II adalah 24.000 lebih dan berhasil mendapatkan 2 kursi DPRD Tulungagung.
Dua orang dengan suara tertinggi adalah Dio Jordy Alvian dan Joko Tri Asmoro yang kemungkinan besar akan melenggang ke gedung DPRD Tulungagung.
“Kalau dari perhitungan tim saya, suara saya di dapil II ini pada kisaran 6.500-6.700 jika seluruhnya sudah direkapitulasi,” paparnya.
Sebagai pendatang baru, dia harus memiliki tim yang solid, merawat kader serta intens melakukan komunikasi agar bisa mendapat kepercayaan masyarakat.
“Kita mungkin ada syukuran kecil-kecilan untuk memberikan penghargaan kepada tim yang selama ini telah bekerja keras,” tutupnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra