TULUNGAGUNG - Pantai Gemah, salah satu pantai di Tulungagung yang memiliki pesona dan ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Pantai yang terletak di Desa Keboireng, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur ini terbilang mudah diakses lantaran berada di Jalur Lintas Selatan Jawa ruas Batas Trenggalek-Besuki dan Besuki-Besole.
Meskipun letaknya tersembunyi di kawasan Teluk Popoh, ada 4 alasan bagi wisatawan kenapa wajib berkunjung ke Pantai Gemah.
Pesona Pantai Gemah
Pantai Gemah memiliki pasir berwarna coklat sepanjang 2 kilometer, kawasan pantainya juga dikelilingi pohon pinus, batu-batu besar, dan tebing berbatu karang.
Tekstur pasirnya yang lembut di kaki membuat pengunjung betah berlama-lama berjalan tanpa alas kaki.
Keindahan pasirnya pun menjadikan Pantai Gemah tempat yang ideal untuk bersantai dan jalan-jalan pantai.
Susunan batu karang di pantai Gemah juga memberikan pemandangan yang menarik dan seringkali menjadi objek bagi para fotografer.
Apalagi saat matahari terbenam, batu karang ini menciptakan siluet yang memukau. Di lokasi ini juga cocok untuk melihat sunset dan sunrise.
Wahana
Selain menyuguhkan alam khas pantai, Pantai Gemah juga menyediakan penyewaan All Terrain Vehicle (ATV) dan motor trail yang dapat digunakan untuk menjelajah bibir pantai dengan tarif sekitar 50 hingga 100 ribu rupiah per jam.
Baca Juga: Ingin Hidup Sejahtera? Simak 5 Hierarki Kebutuhan Maslow Meski Memiliki Keinginan Tanpa Batas
Wahana lainnya berupa flying fox, banana boat, dan perahu yang juga dapat disewa oleh pengunjung untuk menjelajah lautan.
Fasilitas
Di Pantai Gemah telah tersedia berbagai fasilitas yang membuat nyaman wisatawan seperti tempat parkir, warung makan, dan tempat istirahat, menjadikannya destinasi yang ramah pengunjung.
Ombak Cocok untuk Peselancar
Pantai Gemah dikenal dengan ombaknya yang tidak terlalu besar, menjadikannya cocok untuk bermain air dan bahkan berselancar bagi para penggemar olahraga air.
Pantai ini menjadi tempat yang menyenangkan untuk beraktivitas di laut tanpa perlu khawatir akan ombak yang terlalu besar.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra