Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Wujud Moralitas, Civitas Hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung Panjatkan Doa Bersama di Pemakaman Jenazah Tanpa Identitas

Whendy Gigih Perkasa • Kamis, 7 Maret 2024 | 22:47 WIB
KHIDMAT: Civitas hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung memanjatkan doa bersama di pemakaman jenazah tanpa identitas.
KHIDMAT: Civitas hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung memanjatkan doa bersama di pemakaman jenazah tanpa identitas.

TULUNGAGUNG - Civitas hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung gelar doa bersama untuk Mr X dan Mrs X di makam Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Rabu (6/3/2024).

Kompleks makam khusus jenazah tanpa identitas itu sudah ada sejak 2009. Kini, ada 144 jenazah yang dimakamkan di sana. Rinciannya, 113 jenazah dewasa dan 13 jenazah bayi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 itu dihadiri Plt Direktur RSUD dr Iskak, dr Kasil Rokhmad MMRS FISQua, Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr Zuhrotul Aini SpA, beserta staf.

Acara diawali membaca tahlil bersama yang dilanjutkan dengan tabur bunga.Seluruh pimpinan dan staf bergantian menabur bunga di makam Mr X dan Mrs X.

Plt Direktur RSUD drIskak, dr Kasil Rokhmad MMRS FISQua mengatakan, doa bersama di makam khusus MrX dan Mrs X tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral. Selain itu, sudahmenjadi budaya menjelang Ramadan untuk berziarah makam. 

“RSUD dr Iskak punyatanggung jawab moral terhadap makam pasien-pasien kita yang tidak jelasidentitasnya (Mr X dan Mrs X, Red), untuk mendoakan rohnya,” ujarnya.

“Mungkin keluarganyayang berada di jauh sana juga mendoakan. Tapi kita yang berada di dekat sinipunya tanggung jawab moral mendoakan. Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya danmeninggal dalam keadaan husnul khatimah,” imbuh pria yang bakal macung Pilbup Tulungagung itu.

Kompleks pemakaman jenazah tanpa identitas tersebut rutin dirawat tim RSUD dr Iskak. Tak hanya sekadar tabur bunga, tapi juga mengirim doa. Hal itu menjadi bukti nyata kepedulian rumah sakit terkait pelayanan. 

Data dari RSUD drIskak, kompleks makam jenazah tanpa identitas tersebut memiliki luas sekitar 140 meter persegi. Namun ditutup sejak 2015 lalu. Sebab, kondisinya sudah penuh.

Selanjutnya, ada surat keputusan dari Pemkab Tulungagung. Yakni jika ada penemuanmayat lagi ataupun tanpa identitas, maka dimakamkan di pemakaman umum sesuailokasi penemuan.

Nah, ketika ada pihakkeluarga yang mengakui jenazah tersebut, maka tidak menutup kemungkinan bisadipindahkan.

Hal ini juga pernah terjadi saat satu korban kecelakaan berhasilterungkap identitasnya. Kemudian, pihak keluarga memindahkan jenazah tersebutke pemakaman umum.(wen/c1/rka)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#jenazah #dr kasil rokhmad #Kompleks Makam #rsud dr iskak