TULUNGAGUNG - Puasa bukan halangan untuk tetap berlari. Meski susah dilakukan pada siang hari, namun olahraga yang saat ini sedang trend itu masih bisa dilakukan pada malam hari.
Namun, lari pada malam hari memerlukan perlengkapan khusus, seperti memakai jersey yang cenderung terang serta membawa persediaan alat penerangan.
Sabtu (16/3/2024) malam kemarin, Komunitas Tulungagung Runners (Tagrunners) melaksanakan agenda ramadan night run untuk pertama kalinya di bulan ramadan ini. Meski pertama kali dilaksanakan, namun pesertanya sudah mencapai 50 orang lebih.
Memilih start di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung, ramadan night run mengambil rute sejauh 5,2 kilometer (Km).
Captain Tagrunners Listyan Purwo Nugroho mengatakan ramadan night run merupakan pengganti dari agenda sunday morning run (SMR) yang saban minggu telah dilaksanakan salah satu komunitas lari di Tulungagung itu.
“Ini pengganti SMR sebenarnya, uji coba pertama dilakukan di wilayah perkotaan Tulungagung dengan jarak sekitar 5,2 km,” jelas Tyan, sapaan akrab pria tersebut.
Menurut dia, ada perbedaan antara lari yang dilakukan pada siang hari dan malam hari. Pertama, lari pada malam hari memerlukan perlengkapan khusus. Seperti memakai jersey terang serta menggunakan alat-alat penerangan pribadi (Headlamp dan sejenisnya). Mengingat lari malam hari tantangannya adalah penerangan yang terbatas.
Kemudian, seorang yang lari pada malam hari cenderung lebih lemah karena kondisi badan sudah digunakan untuk aktivitas seharian. Makanya, ramadan night run tidak terlalu memforsir pesertanya terlalu berlebihan. Jalannya lari bisa dibilang lebih santai.
“Lari malam hari tidak boleh di push terlalu maksimal, bahkan harus ada jeda waktu 2 jam sebelum tidur,” katanya. Meski begitu, pada intinya lari siang hari atau malam hari sama-sama tetap bermanfaat.
Tyan memastikan ramadan night run akan berlangsung selama bulan ramadan ini. Kemungkinan, gelaran minggu depan akan berganti hari dan rute karena evaluasi yang dilakukan pada gelaran pertama.
“Karena dilaksanakan di malam minggu, sehingga lalu lintas lebih ramai. Mungkin kedepan akan dilaksanakan pada minggu malam,” tutupnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra