TULUNGAGUNG - Bank Jatim Tulungagung terus melebarkan jalinan kerja sama di Kota Marmer.
Pada Kamis (21/3/2024), bank milik Pemprov Jawa Timur ini menandatangani perjanjian kerja sama dengan peternak sapi perah di Kecamatan Sendang.
Berupa perjanjian kredit tematik serta penyerahan simbolis penyaluran kredit Jatim Mikro dan KUR.
Acara ini dihadiri Pemimpin Cabang Bank Jatim Tulungagung Murjoko Teguh Harianto, ketua kluster petani sapi perah Sugiarto, notaris rekanan Bank Jatim Tulungagung Vita Ariani, dan para tamu undangan petani sapi perah.
Pemimpin Cabang Bank Jatim Tulungagung, Murjoko Teguh Harianto mengatakan, kredit tematik Bank Jatim Tulungagung membuat kluster dengan pembiayaan dari hulu ke hilir yang sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Apalagi, kerja sama ini dibiayai Bank Jatim dengan penyaluran kredit Jatim Mikro dan KUR.
"Alhamdulillah, hari ini (kemarin) kita menjalin kerja sama dengan kluster sapi perah Kecamatan Sendang dengan petani binaan ada 325,” jelasnya.
Murjoko menambahkan, tahun lalu ada 14 orang yang mereka biayai secara lancar, dan bulan ini ada tambahan 11 orang binaan. Artinya sudah ada 25 dan kurang 300 orang lagi yang akan menyusul.
“Sekarang sudah ada 25 peternak sapi perah yang mendapat pembiayaan,” tambahnya.
Sekadar diketahui, kluster peternak sapi perah di Kecamatan Sendang yang diketuai Sugiarto akan dibiayai lebih besar untuk menampung susu sapi perah dari para petani binaannya.
Untuk proses administrasi, pembayaran akan dipotong langsung ke angsuran dengan bunga yang murah, dengan KUR 6 persen dan kredit Rp 100 juta tanpa agunan.
Sementara itu, ketua peternak sapi perah di Kecamatan Sendang, Sugiarto, mengucapkan terima kasih atas dukungan Bank Jatim Tulungagung.
Karena sejak dulu sudah memberi dukungan pembiayaan agar bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal.
“Kredit yang dikucurkan ke kluster kita berdampak sangat positif, karena bisa berkembang dengan pesat," katanya.
Kredit tematik Bank Jatim Tulungagung merupakan program bagus yang bisa menguntungkan bagi para pelaku usaha.
Dengan bantuan kredit yang mudah, murah, dan cepat, membuat para pelaku usaha khususnya para petani sapi perah lebih mudah mengembangkan usahanya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra