TULUNGAGUNG - Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini dikenal sebagai penghasil Marmer dan terbesar se-Indonesia.
Industri Marmer yang ada di Tulungagung sudah ada sejak zaman Belanda, hal ini didukung dengan pertambangan marmer terbesar yang ada di wilayah Besuki dan Campurdarat.
Menurut www.gramedia.com, batuan Marmer terbentuk dari metamorfosis batuan gamping yang memperoleh tekanan dan juga temperatur suhu panas yang tinggi.
Sehingga mengalami bentuk dan juga mengalami kristalisasi kalsit.
Marmer pertama kali di tambang pada zaman Belanda pada tahun 1934. Pusat kerajinan Marmer di Tulungagung berada di Desa Gamping Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung.
Marmer yang ada di Kecamatan Campurdarat merupakan marmer dengan kualitas yang baik sehingga telah diekspor sampai ke luar Negeri.
Marmer Tulungagung merupakan suatu barang yang mewah karena proses pembuatannya membutuhkan proses panjang, sehingga produk Marmer memiliki harga yang tinggi.
Marmer memiliki beragam warna ada yang berwarna putih, abu-abu, hitam, merah juga cream.
Marmer tak hanya digunakan untuk memperindah bagian rumah namun juga dapat diolah menjadi kerajinan tangan yang elegan dan apik.
Kerajinan tangan dari Marmer dari Tulungagung antara lain
- Meja
- Tempat rokok
- Tempat cuci tangan
- Kijang makam
- dsb
Jenis- jenis Marmer yang ada di Tulungagung:
- Kawi Agung
- Ujung Pandang
- Kanguri Spot Onyx
- Pacito Roso
- Perlato Grey
- Honey Rose
- Carara
- Onyx.
Baca Juga: Kerajinan Tangan Berbahan Kulit Sintetis yang Eksis di tangan Ismiati
Namun di daerah Tulungagung sendiri Marmer yang sering digunakan adalah Marmer Kawi Agung karena memiliki sifat kokoh awet dan tahan lama.
Daerah Tulungagung memiliki sumber daya alam batu Marmer yang memiliki harga jual yang tinggi sudah seharusnya warga Tulungagung memanfaatkan dan menjaga sumber daya alam dengan baik.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra