Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

8 Bulan Persiapan, Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam di RSUD dr. Iskak Tulungagung Happy Ending

Matlaul Ngainul Aziz • Rabu, 24 April 2024 | 01:29 WIB

Operasi pemisahan bayi kembar siam di RSUD dr Iskak Tulungagung berjalan sukses. Kedua bayi dalam kondisi baik dan sehat.
Operasi pemisahan bayi kembar siam di RSUD dr Iskak Tulungagung berjalan sukses. Kedua bayi dalam kondisi baik dan sehat.


TULUNGAGUNG - RSUD dr. Iskak Tulungagung mendapat rujukan bayi kembar siam pada Selasa (23/4/2024). Diketahui bayi tersebut lahir secara sesar pada Rabu (17/4/2024) dengan usia kehamilan normal 38 minggu.

Plt Direktur RSUD dr Iskak, Kasil Rokhmad mengatakan, pihaknya mendapatkan rujukan bayi kembar siam dari rumah sakit Bhayangkara Tulungagung pada Selasa (23/4/2024).

Diketahui bayi kembar siam tersebut lahir secara sesar pada Rabu (17/4/2024). Mendapati hal ini, lantas pihaknya berkoordinasi dengan tim kembar siam RSUD dr Sutomo Surabaya untuk langkah penanganan medis berikutnya.

Hasilnya, bayi kembar siam tersebut harus dirujuk untuk menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung.

“Perawatan ini sampai kondisi optimal untuk dilakukan operasi pemisahan,” jelasnya, Selasa (23/4/2024).

Persiapan operasi pemisahan bayi kembar siam tersebut tergolong cukup lama. Yang mana persiapan perawatan bayi kembar siam tersebut hingga berusia 8 bulan.

Tentu pihaknya akan melibatkan banyak anggota tim agar bayi tersebut memiliki kondisi optimal.

“Baik secara SDM yang menangani dan sarana prasarana pemeriksaan penunjang,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bayi kembar siam ini memiliki kondisi organ tubuh yang tidak seluruhnya genap. Menurutnya ada beberapa bagian organ dari bayi kembar siam itu hanya satu organ.

Kendati demikian, kondisi kesehatan dari bayi kembar siam tersebut cukup baik dan sehat.

“Sebelum operasi itu kita sudah memastikan bagian-bagian apa yang lengket jadi satu atau memang satu adanya. Sejauh ini kondisi bayi baik, metabolismenya baik,” tutupnya.

Baca Juga: Catat! Jadwal Terbaru Tahapan PPDB Tingkat TK-SMP di Tulungagung

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Iskak Tulungagung, Zuhrotul Aini mengatakan, sebelumnya bayi yang lahir pada Rabu (17/4/2024) secara sesar ini tidak terdeteksi alami kembar siam.

Diketahui bayi tersebut lahir baik dan langsung menangis dengan apgar skor mencapai 9 poin. Artinya tidak ada kendala selama persalinan. Diketahui bayi ini lahir dengan berat badan total 5.190 gram.

“Umur kehamilan juga sudah baik yakni 38 minggu, jadi cukup bukan prematur. Ini adalah modal untuk bayi ini lahir baik,” jelasnya.

Baca Juga: Aksi Muda-Mudi Diduga Mesum di Alun-Alun Tulungagung, Satpol PP Lakukan Hal Ini

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, mulai dari organ kepala, dada, sampai perut normal dengan jumlah lengkap. Begitu pula untuk organ tangan dan kaki.

Menurutnya organ yang menempel pada kedua bayi kembar tersebut terletak pada bagian bokong sehingga organ yang menjadi perhatian yakni organ anugenital atau organ pada bagian genital dan anus.

“Yang menempel itu pada bagian bokong dengan anugenital didapati anus yang tunggal, penis satu dan skrotum ada dua yang utuh dan dua lagi mungkin tidak terbentuk dengan baik. Itu yang menjadi masalah nanti,” ucapnya.

Kendati demikian, kondisi bayi dalam kategori baik. Yang mana bayi tersebut telah belajar minum sebanyak 5 cc. Lalu untuk outputnya, bayi dapat bab dan bak secara baik dengan jumlah yang normal.

“Jadi tidak ada masalah dalam hal itu,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#dr iskak