Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kabar Baik, Tahun Ini Tulungagung Punya Jalur Khusus Pesepeda

Aditya Yuda Setya Putra • Kamis, 9 Mei 2024 | 01:02 WIB
Pemkab Tulungagung akan merealiasikan fasum jalan khsusus pesepeda.
Pemkab Tulungagung akan merealiasikan fasum jalan khsusus pesepeda.

TULUNGAGUNG - Pengguna moda transportasi sepeda bakal punya fasilitas khusus di tahun ini.

Itu setelah Dishub Kabupaten Tulungagung sedang merampungkan rencana pembuatan jalur khusus sepeda yang bakal direalisasikan di bulan ini.

Kepala Dishub Kabupaten Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro menerangkan, wilayah Kota Marmer belum memiliki zona atau jalur khusus sepeda.

Padahal, pengguna moda transportasi ini terbilang cukup masif. Sehingga, perlu dibuat jalur khusus untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan ketertiban di jalan umum.

"Kota-kota tetangga sudah punya. Ini yang akan direalisasikan dalam waktu dekat," akunya.

Proses perencanaan dengan sejumlah pihak terkait sedang berlangsung saat ini. Bahkan, pengukuran rute dan volume jalur sepeda sudah digelar bersama pihak pelaksana.

Dia memastikan bahwa proyek ini juga sudah dibicarakan dengan forum lalu lintas angkutan jalan (LLAJ) Tulungagung.

"Kami sudah koordinasikan dengan satuan lalu lintas dan dinas PUPR. Akhirnya disepakati lokasinya," kata Bagus.

Untuk diketahui, jalur khusus sepeda yang akan segera direalisasikan mengambil rute di Jalan Basuki Rahmat.

Lalu mengarah selatan hingga Jalan Ahmad Yani Timur hingga simpang empat TT. Selanjutnya mengarah ke utara di Jalan Pangeran Diponegoro atau ke arah alun-alun.

Lalu, ke arah barat melalui Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim hingga di simpang empat 55. Dari sana mengarah ke utara di Jalan Teuku Umar hingga simpang empat Jembatan Botoran.

Lantas mengarah ke Timur di Jalan W.R. Supratman dan masuk ke Jalan KH Agus Salim hingga kembali ke Jalan Basuki Rahmat.

"Kalau panjangnya kami perlu cek kembali datanya. Tapi, yang pasti itu rute yang disepakati," tegasnya.

Jika tak ada aral melintang, proyek ini bakal mulai direalisasikan di bulan ini atau paling lambat di bulan depan. Bagus menerangkan, jalur khusus ini memang diprioritaskan untuk pengguna sepeda.

Tapi, pengguna jalan dengan moda kendaraan lain bisa melalui jalur khusus jika tidak ada pengguna sepeda yang melintas.

"Iya. Kalau ada mobil lewat jalur sepeda dengan marka hijau itu ya silahkan. Asal saat itu tidak ada pengguna sepeda di dalamnya. Kalau ada, yang harus diprioritaskan tentu pengguna kendaraan sepeda," ujarnya.

Selain itu, lanjut Bagus, pihaknya juga akan membuat zona selamat sekolah (ZoSS) di Jalan Basuki Rahmat. Tepatnya, di depan SMPN 1 Tulungagung.

Tingginya volume kendaraan yang melintas ditambah dengan banyaknya aktivitas pelajar SD-SMP di wilayah mendrngpemkab membuat kebijakan khusus di sektor lalu lintas.

"Sedang berproses. Paling lambat bulan depan sudah direalisasikan," jelasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Pemkab Tulungagung #jalur khusus sepeda