Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pantauan Harga Bapok Menjelang Iduladha di Tulungagung

Matlaul Ngainul Aziz • Selasa, 14 Mei 2024 | 20:20 WIB
ilustrasi  cabai
ilustrasi cabai

TULUNGAGUNG - Menjelang hari raya iduladha 1445 H, harga bahan pokok (bapok) di Kabupaten Tulungagung masih terpantau landai.

Namun terdapat beberapa komoditi sayur yang mengalami kenaikan harga seperti sawi dan buncis yang mencapai Rp 20 ribu per kilogram.

Pedagang Mrican di Pasar Ngemplak Tulungagung, Rudi Riawan mengatakan, harga komoditi bapok menjelang hari raya iduladha 1445 H di Kabupaten Tulungagung masih terbilang landai.

Pasalnya di tahun sebelumnya harga bapok kerap naik menjelang perayaan hari-hari besar.

“Masih normal, semua harga bahan pokok seperti beras dan minyak goreng juga masih normal,” jelasnya, Minggu (12/5/2024).

Diketahui harga komoditi beras jenis medium dijual dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 11 ribu per kilogram.

Kemudian untuk komoditi minyak goreng kemasan sederhana dijual dengan harga sekitar Rp 16.500 per liter. Lalu untuk cabai rawit dijual seharga Rp 16 ribu per kilogram.

“Semua harganya stabil. Kalau cabai itu tergantung kondisinya juga, cabai besar itu Rp 35 ribu perkilo kalau yang bagus Rp 40 ribu per kilogram,” ucapnya.

Berbeda dengan bapok, harga sayuran komoditi sawi dan buncis mengalami kenaikan sejak satu pekan terakhir.

Diketahui harga komoditi sawi dijual dengan harga Rp 20 ribu per kilogram. Kemudian harga buncis juga dijual seharga Rp 20 ribu per kilogram.

Padahal sebelumnya, harga sawi dan buncis hanya dijual sekitar Rp 15 ribu per kilogram.

“Sebelumnya harganya Rp 15 ribu, sekarang Rp 20 ribu per kilogram. Hanya sawi dan buncis, kalau lainnya masih stabil. Kenaikan harga sudah satu Minggu ini,” paparnya.

Disinggung ihwal kondisi harga sebelum iduladha di tahun lalu, dia mengaku bahwasannya di tahun lalu harga bapok maupun sayuran tidak terlalu naik drastis.

Namun pada perayaan hari besar tersebut, masih ditemukan kenaikan harga dari komoditi tertentu. Diketahui perayaan iduladha 1445 H sendiri kurang 30 hari lagi.

“Ya kalau hari-hari besar itu permintaannya semakin meningkat. Jadi ada beberapa komoditi itu harganya naik, tapi tidak terlalu signifikan juga,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#bapok #idul adha #harga