TULUNGAGUNG - Saat tim Jawa Pos Radar Tulungagung mengisi 'Pelatihan dan Publikasi Karya Ilmiah Civitas Akademika' di Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (SATU), Program Studi Magister ES tertarik merintis perjanjian kerja sama (PKS) tentang publikasi karya ilmiah.
Dalam pelatihan yang digelar pada Rabu (15/5/2024) siang, kegiatan tersebut dihadiri langsung Direktur Pascasarjana UIN SATU Prof. Dr. KH. Akhyak, Kaprodi Magister ES UIN SATU Prof.Dr. Agus Eko Sujianto, General Manager (GM) Andrian Sunaryo, dan diikuti sekitar 45 Mahasiswa baik mahasiswa aktif maupun alumnus UIN SATU.
Sementara dalam satu kesempatan, Prof. Dr. KH. Akhyak memberikan apresiasi secara langsung kepada Jawa Pos Radar Tulungagung, utamanya memfasilitasi civitas akademika untuk mempublikasikan karya-karya ilmiah.
"Terimakasih Radar tulungagung yang membantu Prodi Magister ES dan para mahasiswa dalam hal publikasi karya ilmiah. Termasuk di dalamnya adalah karya-karya ilmiah yang akan dipublikasikan di media massa," ungkapnya.
Namun begitu, Prof Akhyak menggarisbawahi bahwa sebelum menyuguhkan karya ilmiah, perlu landasan pengetahuan tentang cara, strategis, supaya karya ilmiah yang tersajikan untuk masyarakat luas bisa lebih menarik, berbobot, dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Saya kira kegiatan ini sangat luar biasa," ucapnya, antusias.
Menyinggung upaya merintis PKS, Prof Akhyak mengatakan, civitas akademika (dosen maupun Mahasiswa, Red) dapat memperbanyak khasanah ilmu maupun pengetahuan khususnya dalam pengembangan ekonomi syariah melalui media massa.
Selain itu, ia berharap, melalui karya-karya ilmiah nantinya dapat menginspirasi sektor-sektor perekonomian yang berbasis syariah. Misal, warung syariah, hotel syariah, kolam syariah, perdagangan syariah, bank-bank, dan sebagainya.
"Sebagai bentuk realisasi tri dharma perguruan tinggi kedua, jadi civitas akademika (Dosen maupun Mahasiswa, Red) harus banyak menulis, dan menulis itu harus dipublikasikan," jelasnya.
Senada dengan itu, Kaprodi Magister ES UIN SATU Prof. Dr. Agus Eko Sujianto mengaku, upaya merinitis PKS dengan Jawa Pos Radar Tulungagung ini merupakan terobosan yang sangat bagus.
"Eman, jika karya-karya ilmiah Mahasiswa atau dosen hanya parkir di perpustakaan. Nah, kalau kemudian dibuat executive summary, artikel esai, soundingkan dengan Radar Tulungagung, ini menjadi win win solution dan terdapat rekognisi," ujarnya.
Baca Juga: SMK Sore Tulungagung Lahirkan Generasi Bangsa Berprestasi dan Siap Kerja
Prof Agus - sapaan akrabnya, berharap, upaya merintis PKS dengan Jawa Pos Radar Tulungagung ini semakin bagus ke depannya.
"Sudah barang tentu keberlanjutan ya, semakin ke depan semakin bagus, dan saya pikir sangat mungkin rekan Mahasiswa bisa direkrut sebagai wartawan dan kita sudah sangat berterimakasih," jelasnya.
Sementara itu ketika memberikan pelatihan, GM Jawa Pos Radar Tulungagung Andrian Sunaryo menekankan bahwa syarat utama pemuatan karya-karya ilmiah adalah mengandung unsur kekinian.
Semisal isu yang sedang hangat di Kabupaten Tulungagung saat ini adalah tentang pemilihan kepala daerah (pilkada).
"Penulisan pilkada yang dihubungkan dengan ekonomi syariah, atau isu nasional tentang makan siang gratis, itu bisa dibuatkan artikel tentang UMKM dan sebagainya, itu akan lebih menarik," ujarnya.
Tak cukup itu, karya-karya ilmiah dari civitas akademika bisa menjadi salah satu referensi atau rujukan bagi media massa untuk membuat karya-karya jurnalitik.
"Dan, kita akan sangat menampung tulisan-tulisan itu (karya ilmiah, Red)," ucapnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra