Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pembangunan Tol Ki Agung Direncanakan Awal Mei, Simak Lebih Lanjut!

Salsabilla Prestya Cindy • Sabtu, 18 Mei 2024 | 04:45 WIB
Satu unit backhoe meratakan bangunan di Jl Mayor Bismo yang terdampak pembangunan Tol Kediri-Tulungagung
Satu unit backhoe meratakan bangunan di Jl Mayor Bismo yang terdampak pembangunan Tol Kediri-Tulungagung

NASIONAL - Proyek Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) akan segera direalisasikan. Tol ini nantinya akan menjadi penunjang operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Melansir Radar Kediri JawaPos Grup, Jum’at (10/5/2024), Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai 9,9 triliun ini dikabarkan akan dimulai akhir Mei tahun 2024.

Putusan ini berdasarkan hasil koordinasi PT Surya Sapta Agung Tol dengan tim pengadaan tanah (TPT).

Namun, Linanda Krisni Susanti atau yang kerap disapa Nanda, Ketua TPT Jalan Tol Ki Agung mengatakan, awal Mei ini pihaknya memang belum mendapat pemberitahuan secara resmi, melainkan hanya secara lisan.

“Dari pihak BUJT (PT Surya Sapta Agung Tol) ke kami menyampaikan hanya sebatas akhir Mei ini jalan (mulai pembangunan tol). Tapi kami tidak bisa menjamin juga karena baru secara lisan,” ujar Nanda.

Untuk mengejar target ini, akan ada sejumlah titik tanah terdampak tol yang bulan Mei harus sudah dibebaskan. Salah satunya di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, yang menjadi prioritas untuk Pembangunan akses Bandara Dhoho.

Untuk ruas Kota Kediri, wilayah Kelurahan Semampir dan Mojoroto menjadi yang paling cepat dibebaskan. Khususnya di Lingkungan Mejenan, Mojoroto, dan Semampir yang jadi lokasi Pembangunan jembatan akses tol.

Nanda mengungkapkan kesiapan lahan untuk tol di wilayah sana sudah mencapai 90 persen. Sebelumnya, kedua wilayah itu sudah mendapat surat perintah pengosongan lahan dari TPT.

Berdasarkan pantauan Radar Kediri JawaPos Grup pada Selasa (7/5/2024), pembongkaran bangunan masih berlanjut di dua lokasi tersebut. Sebagai contoh di sepanjang Jl. Mayor Bismo, Kelurahan Semampir, beberapa bangunan telah rata dengan tanah.

Bersamaan dengan pelaksanaan tahap I, pengadaan tanah tahap II pun terus berlanjut. Badan Petanahan Nasional (BPN) Kota Kediri dan TPT Kembali memaparkan rencana pelaksanaan pengadaan tanah untuk penetapan lokasi (penlok) tahap II, pada Senin (6/5/2024) lalu.

Nanda menyebut, total ada sekitar 170 bidang di Kelurahan Bujel yang terkepras tol di tahap II ini. Sementara, ratusan warga yang hadir beberapa kali telah mengajukan pertanyaan.

Warga yang terdampak tanahnya sebagian di tahap I merasa bingung mengenai ganti rugi, apakah harus menunggu di tahap II ini atau bagaimana.

Namun, hingga saat ini beberapa warga masih mempermasalahkan nilai uang ganti rugi atau appraisal yang dirasa masih di bawah nilai jual objek pajak (NJOP).***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#tol kediri-tulungagung #Tol Ki Agung