Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bangun Bangsal Pascapanen, Perekonomian Desa Tunggangri Tulungagung Lebih Paten

Rinto Wahyu Hidayat • Sabtu, 1 Juni 2024 | 02:00 WIB
MEGAH: Bangsal TMB di Desa Tunggangri, kecamatan Kalidawir yang bisa mendukung peningkatan hasil pertanian warga setempat.
MEGAH: Bangsal TMB di Desa Tunggangri, kecamatan Kalidawir yang bisa mendukung peningkatan hasil pertanian warga setempat.

TULUNGAGUNG - Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, punya cara tersendiri terkait ketahanan pangan. Yakni, membangun bangsal pascapanen. Tempat tersebut digunakan untuk mengolah bahan mentah dari sektor pertanian menjadi bahan matang.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tunggangri, Misbachul Choiri mengatakan, pembangunan bangsal pascapanen tak lepas dari melimpahnya hasil panen. Nah, agar mendapatkan keuntungan maksimal, maka hasil pertanian itu diolah kembali sehingga menghasilkan produk matang.

“Sementara ada satu bangsal pascapanen. Sebab untuk membangunnya juga butuh biaya yang tak sedikit,” ungkapnya.

Ke depannya, lanjut Misbachul Choiri, para petani muda di Tunggangri juga siap membangun greenhouse untuk pertanian. Tentu saja sebagai langkah awal, jumlahnya tidak langsung banyak.

Sinergitas Pemdes Tunggangri dengan para stakeholder.
Sinergitas Pemdes Tunggangri dengan para stakeholder.

Namun bakal terus bertambah sehingga bisa meluas ke dusun lainnya. Keberadaan bangsal pascapanen sendiri dinilai pihak desa sudah tepat. Sebab, di Desa Tunggangri banyak kelompok petani. Termasuk para petani perempuan.

“Insya Allah tahun depannya kami akan merealisasikan anggaran dari APBDes untuk jatah ketahanan pangan sebanyak 20 persen,” katanya.

Pria ramah itu berharap, bangsal yang kini telah ada bisa terus berkembang. Artinya, mampu menghasilkan produk bermanfaat, utamanya terkait produk pangan. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih sejahtera.

“Bisa lebih baik dan semakin maju sehingga bisa mengangkat perekonomian,” harapnya. (rin/c1/wen)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#desa tunggangri