Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gelegar Acara Akbar Kelurahan Botoran Tulungagung, Bersih Desa dan Haul Mbah Nuryahman Sita Antusiasme Masyarakat

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 8 Juli 2024 | 01:53 WIB
Kelurahan Botoran, Tulungagung, menggelar Bersih Desa Botoran dan Haul Mbah Nuryahman Bin Sunan Katong di area makam Mbah Nuryahman pada sabtu (6/6/2024).
Kelurahan Botoran, Tulungagung, menggelar Bersih Desa Botoran dan Haul Mbah Nuryahman Bin Sunan Katong di area makam Mbah Nuryahman pada sabtu (6/6/2024).

TULUNGAGUNG - Kelurahan Botoran, Tulungagung, menggelar Bersih Desa Botoran dan Haul Mbah Nuryahman Bin Sunan Katong di area makam Mbah Nuryahman pada sabtu (6/6/2024).

Acara pengajian akbar ini mengundang Pengasuh Majelis Maslihul Huda Malaysia Dr. Habib Ali Baqir Al-Saqqaf, LC, MA, Ph.D., Pengasuh Majelis ASY Syifa Tulungagung Habib Hasan, Rois Syuriah dari Nahdlatul Ulama Tulungagung KH. Muhson Hamdani.

Adapun Pembina Majelis Rasulullah Tulungagung Habib Muhammad Al Baiti, KH Abdul Aziz dan para tokoh alim ulama, kyai dan bu nyai, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.

Selain itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Tulungagung, Ketua Ahli Cagar Budaya Tulungagung, Perwakilan dari Kecamatan Tulungagung, Danramil, Kapolsek, Babinsa, dan Lembaga Kelurahan, turut datang dalam acara akbar ini.

Acara akbar Bersih Desa dan Haul di Kelurahan Botoran ada yang unik. Dalam rangkaian acara ada berbagai menu makanan dan minuman tradisional hingga kekinian.

Sedangkan masyarakat tak perlu mengeluarkan biaya untuk menyantap makanan yang tersedia hingga 30 tenda tersebut, sebab acara ini masuk rangkaian acara Makan Massal Gratis yang disubsidi Rp 250 ribu per tenda dari panitia. 

Tenda ini berdiri berjejer sepanjang Barat Kantor Kelurahan Botoran. Kegiatan ini dimulai dengan Khotmil Qur'an Bil Ghoib pada pukul 6 pagi, dan dilanjut dengan Salawatan Jama'ah Nurus Sholihah dan Nurussifa pada pukul 16.00 WIB.

Inti Acara pada malam hari, Ba'da Isya pukul 19.30 WIB, dengan pembacaan Yasin Tahlil. Sedangkan sesi Makan Massal Gratis dibuka pada 20.00 WIB, dilanjut dengan santunan anak Yatim dan Muidzhoh Hasanah Dr. Habib Ali Baqir Al-Saqqaf, LC, MA, Ph.D.

Lurah Botoran Priyo Harjoko SE mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini mempunyai visi dan misi untuk mempererat rasa kekeluargaan dan persatuan antar warga Botoran, serta ikut menjaga dan melestarikan cagar budaya religi yang ada di Kelurahan Botoran.

"Dan ini sesuai tema yang diambil 'Ngiket Sedulur, Ngrukti Njunjung Leluhur, Manunggaling Wargo'," terangnya.

Acara yang diperuntuhkan untuk umum ini ternyata menarik antusiasme masyarakat Botoran dan beberapa desa di sekitarnya.

Terbukti, ketika pembukaan sesi makan massal gratis, 30 Tenda langsung ludes habis, masyarakat mengambil makanan secukupnya dan kembali ke panggung untuk mendengarkan Muidzhoh Hasanah dari Dr. Habib Ali Baqir Al-Saqqaf, LC, MA, Ph.D., sampai selesai.

"Untuk kedepannya, Kita Berharap kegiatan desa ini berjalan secara Rutin ditiap tahunnya yang kedepannya bisa lebih banyak merangkul elemen masyarakat, Ormas maupun komunitas yang ada di Kelurahan Botoran,"

"Khususnya Cagar Budaya Berbasis Wisata Religi yang ada Di Kelurahan Botoran bisa tersentuh pembangunan oleh instansi atau dinas yang terkait agar lebih bisa mengakomodasi peziarah yang datang," ungkap Lurah Botoran.

"Melihat dari antusiasme warga Untuk kedepannya, Kita Berharap kegiatan ini berjalan secara Rutin ditiap tahunnya yang bisa lebih banyak merangkul elemen masyarakat, Ormas maupun komunitas yang ada di Kelurahan Botoran,"

"Bahkan, para warga menginginkan kegiatan ini tidak hanya satu malam, tetapi bisa berjalan beberapa hari, tetapi konsepnya nanti bukan makan gratis lagi, tetapi dijadikan Bazar, yang nanti juga bisa menumbuhkan perekonomian warga". ujarnya

"Dan Khususnya Cagar Budaya Berbasis Wisata Religi yang ada Di Kelurahan Botoran bisa tersentuh pembangunan oleh instansi atau dinas yang terkait agar lebih bisa mengakomodasi peziarah yang datang," ungkap Lurah Botoran.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#bersih desa #kelurahan botoran