Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bahas Plafon Anggaran 2025 Pemkab Tulungagung

Aditya Yuda Setya Putra • Kamis, 11 Juli 2024 | 18:44 WIB
Realisasi anggaran Pemkab Tulungagung belum mencapai persentase yang sempurna.
Realisasi anggaran Pemkab Tulungagung belum mencapai persentase yang sempurna.

TULUNGAGUNG – Masuk pertengahan 2024, Pemkab Tulungagung mulai merancang perencanaan dan kebijakan anggaran tahun depan. Rancangan plafon anggaran sementara juga disampaikan eksekutif kepada jajaran dewan, Rabu (10/7/2024).

Sejumlah poin dalam perencanaan pembangunan tahun depan dibahas. Mulai dari kualitas sumber daya manusia (SDM), lingkungan, hingga infrastruktur. Salah satu poin yang menonjol adalah terkait sektor perekonomian.

"Karena ini masih penyerahan KUA PPAS. Artinya, kebijakan umum soal bagaimana nanti pembangunan di tahun depan. Tapi, ini masih bersifat umum," ujar Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno.

Poin besar lain yang juga disinggung yakni plafon anggaran sementara. Laki-laki berkacamata ini menyebut, plafon anggaran tahun depan masih dalam proses pembahasan lebih lanjut di tahun ini. Hal ini didasarkan pada plafon anggaran tahun lalu.

"Nanti akan dibahas secara detail oleh dewan sebelum disahkan," lanjutnya.

Proses serupa juga berlaku pada penetapan target pendapatan asli daerah (PAD). Dalam hal ini, pemkab juga perlu menanti kepastian jumlah anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk meng-cover berbagai kebutuhan di tingkat daerah.

"Ini sebagai bentuk ancang-ancang. Nanti juga bisa berubah dengan berbagai hasil pembahasan lebih lanjut," kata Heru.

Dia menerangkan bahwa peningkatan SDM juga berkaitan dengan penyediaan anggaran pendidikan.

Tahun lalu, dikucurkan anggaran sekitar Rp 1 triliun atau sekitar 36 persen dari total APBD. Jumlah itu dialokasikan untuk berbagai kebutuhan pendidikan.

"Kalau bicara pendidikan kan juga membahas beberapa OPD. Misal, peningkatan keterampilan para pencari kerja di Disnaker. Atau kalau di Dispora berarti kaitannya untuk kepemudaan. Kalau di Dinas Pendidikan berarti harus mengover pendidikan anak hingga tingkat SMP," bebernya.

Dia menerangkan bahwa agenda kemarin jadi salah satu proses perencanaan anggaran.

Sayang, Heru belum dapat merinci komposisi anggaran tahun depan. Sebab, hal itu masih perlu menunggu hasil pembahasan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Pemkab Tulungagung #Plafon Anggaran