TULUNGAGUNG – Dinas Pertanian Tulungagung berencana menambah sumber daya manusia (SDM) untuk tenaga penyuluh pertanian.
Namun, rencana penambahan itu masih menunggu kepastian pemerintah pusat mengenai jadwal seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2024.
Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Suyanto menyebut, Kabupaten Tulungagung terdiri dari 14 kelurahan dan 257 desa. Idealnya, jumlah tenaga penyuluh pertanian ada di tiap desa atau keluruhan.
Kebijakan itu bersifat sementara, tapi akan tetap diberlakukan selama tenaga penyuluh pertanian di Kabupaten Tulungagung belum terpenuhi.
Menyinggung kebijakan itu, Suyanto menyakini, poktan-poktan dapat melakukan tugas menjadi penyuluh pertanian.
"Karena sejak awal kita sudah beri bimtek pada mereka," ujarnya.
Sementara itu, mengenai rencana serapan tenaga PPPK 2024, Suyanto ragu pengajuan tenaga penyuluh pertanian dari Pemkab Tulungagung bisa disetujui seluruhnya oleh pemerintah pusat.
"Walau saya ragu hasil seleksi nanti bisa menutup kekosongan penyuluh pertanian. Tapi setidaknya ada tenaga baru yang masuk," ucapnya.
"Sebetulnya tenaga teknis kan dibagi ke banyak bidang, karena tupoksi kami ada pada pertanian, ya kami berharap ada banyak yang terserap di Dinas Pertanian," tambahnya.***