TULUNGAGUNG - Bangunan sebelah barat kantor Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, menyimpan nilai kesejarahan.
Bangunan itu merupakan satu-satunya bukti otentik yang tersisa tentang eksistensi perdikan di Kabupaten Tulungagung.
Sayangnya, kondisi bangunan itu makin memprihatinkan, kondisi fisik bangunan mennjadi kurang terawat. Padahal, bangunan itu dulunya adalah tempat tinggal raja atau pemimpin perdikan.
Kepala Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, Parwoto mengaku sebenarnya pemerintah desa (pemdes) sudah berencana memperbaiki bangunan tersebut.
“Rencananya mau dikembalikan pada bentuknya semula atau dikembalikan ke bentuk lama, karena kini kondisinya memang terbengkalai, gentengnya sampai ada yang melorot,” jelas Parwoto.
Namun upaya perbaikan itu belum dilakukan karena ada kendala dan hambatan yang dihadapi.
Meski begitu, Parwoto menegaskan bangunan yang menghadap ke selatan itu pasti akan dipertahankan dan dilestarikan, mengingat bangunan itu merupakan situs bersejarah dari masa perdikan Majan.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra