Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

PLN Nusantara Power UP Brantas Siapkan Batik Seng Naik Kelas

Rahmat Nur Yahya • Senin, 2 September 2024 | 20:37 WIB
Photo
Photo

NASIONAL - Batik Seng adalah merek batik yang dikembangkan rumah produksi Griya Batik Sengguruh yang berlokasi di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Beberapa motif khas Batik Sengguruh yang dikembangkan adalah teratai, topeng, burung cendrawasih serta bambu.

Batik-batik tersebut tidak hanya diproduksi dengan menggunakan pewarna tekstil tetapi juga menggunakan pewarna alam.

Griya Batik Sengguruh juga memproduksi berbagai jenis batik tulis, batik cap, jumputan, shibori hingga ecoprint. Selain produksi, Griya Batik Sengguruh juga membuka pelatihan membatik.

Secara official, Griya Batik Sengguruh yang berdiri sejak 2017 bersama PT PJB (PT PLN Nusantara Power) menggandeng ibu rumah tangga dan difabel. Tim Batik Seng yang semula berjumlah 3 orang, saat ini telah berkembang menjadi 20 orang.

Dengan 20 orang, Batik Seng terus mengepakkan sayapnya menjadi sebuah entitas di Desa Sengguruh agar dikenal masyarakat luas.

Pada 2024 ini, PLN Nusantara Power UP Brantas kembali berkolaborasi dengan Batik Seng karena menangkap ada peluang besar untuk membuat Batik Seng "naik kelas". Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama Program "Griya Batik Sengguruh Berbasis Industri Hijau" bersama UD Batik Sengguruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh Arfan selaku Senior Manager UP Brantas, Manager Business Support, Assistant Manager SDM, Umum & CSR, serta Officer CSR UP Brantas.

Photo
Photo

Sedangkan Evi Wahyu Astutik mewakili Batik Seng selaku Ketua sekaligus Local Hero didampingi tim. (26/8/2024)

"Terima kasih kepada PLN NP UP Brantas yang memberikan kesempatan kepada kami mengembangkan usaha ini. Harapannya, akan lebih banyak penerima manfaatnya", terang Evi.

Batik Seng Berbasis Industri Hijau menjadi salah satu upaya naik kelas. Beberapa mimpi akan berusaha diwujudkan selama 5 tahun ke depan.

Semangat Evi dalam mengembangkan Batik Seng patut diacungi jempol. Semangat inovasi desain, penguatan digital marketing, diseminasi produk, benchmarking IPAL, up skilling digital design batik, team engagement, promosi batik ramah lingkungan, hingga diversifikasi produk berbasis industri hijau menjadi mimpi-mimpi yang akan diraih.

PLN NP UP Brantas mendukung pengembangan Batik Seng Berbasis Industri Hijau sebagai bentuk implementasi program prioritas TJSL Pengembangan UMK. Semoga program ini membawa manfaat yang lebih luas.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#PLN Nusantara Power