TULUNGAGUNG - Adu banteng dengan dump truck, pengendara sepeda motor yang merupakan seorang pelajar inisial AY, 17, warga Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung meninggal dunia pada Senin (9/9). Diketahui, korban dinyatakan tewas setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung.
Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabila mengatakan, peristiwa kecelakaan ini melibatkan pengendara sepeda motor Yamaha Vixion nopol AG 6549 NR yang dikendarai inisial AY dan mobil dump truck nopol AG 8250 UT dikendarai pria inisial AD, warga Kecamatan Kauman, Tulungagung.
Berdasarkan kronologi, korban AY yang merupakan seorang pelajar ini melintas dari arah timur menuju barat di jalan umum masuk Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Kemudian dari arah berlawanan, melaju mobil dump truck dari arah barat ke timur. Diketahui, kecelakaan ini bermula saat mobil dump truck ingin mendahului kendaraan yang berada di depannya.
"Kejadian sekitar pukul 07.15 WIB pagi. Korban merupakan seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion nopol AG 6549 NR," jelasnya.
Pada saat ingin mendahului kendaraan di depannya, pengemudi mobil dump truck diduga tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas. Lantas, bagian depan dump truck ringsek menghantam sepeda motor yang dikendarai oleh korban.
Akibatnya, korban jatuh terpental dan mengalami luka serius pada bagian kepala hingga tidak sadarkan diri. Mendapati hal itu, warga setempat melaporkan peristiwa kecelakaan ini ke Polsek Rejotangan dan diteruskan ke Satlantas Polres Tulungagung. "Setelah menerima laporan, petugas kami segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama dengan petugas medis RSUD dr Iskak," ucapnya.
Ketika tiba di TKP, petugas mendapati korban masih bernapas dengan kondisi tidak sadarkan diri. Korban pun langsung dievakuasi ke RSUD dr Iskak untuk menjalani perawatan medis secara intensif. Kemudian, pihaknya melanjutkan dengan melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk sopir dump truck.
Tak hanya itu, petugas juga mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke kantor Unit Gakkum Polres Tulungagung untuk dijadikan barang bukti. Mendapati peristiwa ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara dan lebih mengutamakan keselamatan di jalan.
"Informasi terakhir yang kami terima, korban pelajar ini dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD dr Iskak. Kami mengimbau agar masyarakat mengutamakan keselamatan di jalan," pungkasnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana