TULUNGAGUNG– Kecelakaan kembali terjadi di jalan nasional Tulungagung-Kediri, tepatnya di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung Kamis (26/9). Akibat dari kecelakaan tersebut, dua orang mengalami luka-luka dan harus dibawa ke rumah sakit guna perawatan medis.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Taufik Nabila mengatakan, bahwasannya terdapat dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni bus Harapan Jaya nopol AG 7060 yang dikemudikan TA, warga Desa Pojok, Kecamatan Ngantru. Kontra truk nopol AG 9699 KJ yang dikemudikan JL, warga Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Campurdarat Tulungagung, Begini Kronologinya
Diketahui peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di jalan nasional Tulungagung-Kediri masuk Desa Pojok, Kecamatan Ngantru. Berdasarkan kronologi, awalnya bus Harapan Jaya berangkat dari Terminal Tulungagung menuju Kediri dengan membawa sejumlah penumpang.
Kemudian truk pengangkut pupuk berangkat dari Tulungagung menuju Kediri. Saat melintasi lokasi kejadian, truk tersebut berada di depan bus Harapan Jaya dengan kecepatan sedang. "Tadi Subuh terjadi kecelakaan di jalur nasional Tulungagung-Kediri masuk Desa Pojok, Kecamatan Ngantru. Dua kendaraan yang terlibat yakni bus Harapan Jaya dan truk pengangkut pupuk," jelasnya.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), bus Harapan Jaya yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi sudah berada di belakang truk tersebut. Diduga, sopir bus Harapan Jaya tersebut pada saat melaju kurang menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya.
Hal ini membuat bus Harapan Jaya menabrak bagian belakang truk pengangkut pupuk hingga membuat truk terdorong kedepan dan menabrak pohon pada sisi kanan jalan. Mendapati kecelakaan itu, pengguna jalan yang lain melaporkan kejadian itu ke Satlantas Polres Tulungagung.
"Jadi truk pengangkut pupuk ini berjalan searah di depan bus Harapan Jaya. Diduga sopir bus kurang menjaga jarak dengan kendaraan di depannya, sehingga menabrak truk tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Nasib 3,4 Km Jalan Lingkar Waduk Wonorejo Tulungagung Jelas, PUPR: Jadi Aset Desa
Setelah menerima laporan, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung segera menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan dan menggali keterangan atas peristiwa kecelakaan. Namun pada saat itu, terdapat dua korban luka pada bagian kepala yakni sopir bus dan salah satu penumpangnya.
Kedua korban luka segera dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan intensif. Lantas dua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan petugas Satlantas Polres Tulungagung untuk dijadikan barang bukti.
"Kami masih menyelidiki kasus ini apakah sopir bus saat itu dalam keadaan mengantuk atau seperti apa. Yang jelas dua kendaraan sudah kami amankan, kami juga masih menunggu korban (sopir bus) bisa dimintai keterangan" pungkasnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana