TULUNGAGUNG - Sempat viral beberapa bulan setelah diresmikan, ini dia tantangan yang dihadapati pengelola wisata Puncak Jowin, Desa Winong, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.
Salah satu wisata yang booming karena pesona keindahan alam dari atas puncak bukit ini, menarik antusiaas masyarakat Tulungagung maupun luar Tulungagung untuk mengunjunginya.
Kini wisata tersebut hampir bersusia dua tahun sejak diresmikan pada akhir tahun 2022 lalu.
Membuka wisata baru bukanlah suatu hal yang mudah, hal inilah yang sempat dirasakan oleh masyarakat dan pengelola puncak Jowin, Tulungagung.
Namun berkat usaha dan kerja sama masyarakat sekitar membuat wisata satu ini viral pada masanya, dan diserbu pengunjung yang hadir setiap harinya.
Namun, pasang surut itu pasti ada. Beberapa bulan setelah viral wisata satu ini sempat meredup.
Beberapa waktu lalu jumlah pengunjung di puncak jowin bisa dihitung jari dan tak lebih dari 40 pengunjung yang datang dalam sehari.
Hal ini tentu saja mempengaruhi banyak sektor yang ada apalagi biaya operasional yang terus berjalan, mulai dari listrik, perawatan fasilitas yang ada maupun upah karyawan.
Namun ketua Bumdes Winong sekaligus pengelola puncak Jowin keukeuh untuk tetap mempertahankan wisata satu ini.
“Untuk pengelolaan walaupun kondisi menurun kita akan tetap mempertahankan, meski mempertahankan lebih sulit harus tetap mempertahankan, jangan sampai sesuatu yang sudah dengan jerih payah dibangun melalui anggaran desa, akan sia-sia, jadi kita akan mempertahankan itu untuk tetap hidup, dan maju di kemudian hari”, jelas Gunawan, pengelola Puncak Jowin
Tidak bisa dipungkiri juga, wisata satu ini juga telah menciptakn banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar puncak Jowin.
Namun kondisinya yang sedang berada dimasa sulit ditengah maraknya wisata baru yang terus bermunculan membuat puncak Jowin harus berusaha ekstra untuk mempertahankan keeksisannya, namun di sisi lain pihak pengelola yakin Puncak Jowin akan viral kembali.
“Kalau infrastrutur sudah masuk Jowin, saya yakin ke depan, mungkin satu tahun, dua tahun, atau kapan lagi saya yakin masih eksis. Karena suasana alamnya, udaranya dan lain sebagainya sangat sejuk dan mendukung untuk viral kembali” jelas Gunawan, pengelola Puncak Jowin.
Melihat potensi yang ada, semoga wisata alam yang menjadi warisan bumi Tulungagung ini bisa eksis kembali yaa sobat Ratu.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra