Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Inilah Sosok Pendiri Ketoprak Siswo Budoyo Tulungagung, Dia Sampai Minta Ganti Nama ke Orang Tuanya

Dharaka R. Perdana • Rabu, 16 Oktober 2024 | 20:52 WIB

Ki Siswondho HS pendiri ketoprak Siswo Budoyo (Facebok Seputar Kethoprak Siswo Budoyo Tulungagung)
Ki Siswondho HS pendiri ketoprak Siswo Budoyo (Facebok Seputar Kethoprak Siswo Budoyo Tulungagung)

TULUNGAGUNG - Eks Kawedanan Kalangbret juga menjadi saksi perkembangan seni budaya di Tulungagung.

Salah satunya Ketoprak Siswo Budoyo yang merupakan salah satu ketoprak yang terkenal di Tulungagung, bahkan di lingkup Jawa Timur sampai Jawa Tengah.

Dikutip dari jurnal Eksistensi Ketoprak Gaya Baru Siswo Budoyo di Tulungagung, Tahun 1958-2002, ketoprak ini dibentuk almarhum Ki Siswondho.

Tepatnya pada 19 Juni 1958 di Desa Kiping, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ada Enam Eks Kawedanan di Tulungagung, Di Mana Saja Mereka?

Saat itu di Tulungagung sudah ada beberapa kesenian kethoprak, misalnya Kridha Swara yang dipimpin Abdul Syukur, Kridha Muda Tan Tik Bong, Mardisangkaya Cokro Sarwah, dan lain sebagainya.

Penamaan Siswo Budoyo merupakan inspirasi dari Ki Siswondho sendiri, karena nama itu berasal dari dari namanya, "Siswondho".

Sejak kecil sampai kuliah di Surabaya dia meminta orang tuanya untuk merubah namanya menjadi Siswondho, yang awalnya dia bernama Sukadiman.

Sehingga “siswo” berasal dari nama Siswondho, dan “budoyo” berarti budaya. Jadi nama Siswo Budoyo berarti ketoprak yang Ki Siswondho miliki sendiri.

Terbentuknya ketoprak Siswo Budoyo dilatar belakangi tangan seni dari sang pendiri, Ki Siswondho dengan dibantu oleh tiga orang yaitu, Rumani (istri pertama Ki Siswondho), Ruslan (sahabat Ki Siswondho), dan Mulyani (carik Desa Ngrendeng).

Baca Juga: Catat, Ini Dia Ibu Kota Setiap Kecamatan di Tulungagung, Kok Ada yang Beda?

Jiwa seni sudah merasuk di dalam diri Ki Siswondho sebelum mendirikan ketoprak ini, tepatnya sebagai penari saat masih sekolah di Taman Siswa Tulungagung.

Setelah lulus Ki Siswondho belajar joged wayang orang di perkumpulan Mardiwirama.

Pada 1950 Ki Siswondho sekolah di STERA Surabaya, namun pada malam hari ikut memainkan wayang orang Langen Sedya Rahayu.

Ki Siswondho tidak hanya ikut memainkan wayang orang saja, pada 1951 Ki Siswondho juga menjadi anggota Ketoprak Surya Dadari.

Ki Siswondho pulang ke Tulungagung, tetapi kecintaannya terhadap dunia kesenian nampaknya tidak disetujui Karni Harjo Suwito (ayah Ki Siswondho).

Agar Ki Siswondho tidak mengembangkan karirnya, dia memberinya perusahaan batik untuk dikelola.

Keputusan itu dengan berat hati diterima Ki Siswondho sampai 1954 hingga terpilih sebagai ketua Koperasi Batik Tulungagung.

Namun darah seni dari cucu buyut Kepala Karawitan Tumenggung Ketandan terakhir ini, tidak bisa dibendung.

Baca Juga: Inilah Fakta 19 Ibu Kota Kecamatan di Tulungagung, Nomor 8 Pernah Jadi Ibu Kota Kabupaten Ngrowo

Setahun kemudian mendirikan grup wayang orang pada 1956, tetapi pementasan wayang orang dulu tidak rutin.

Hanya kalau ada yang mengundang untuk acara tertentu, seperti acara sunatan, hajadan, ataupun acara desa, wayang orang itu juga bernama Siswo Budoyo.

Grup wayang orang Siswo Budoyo tidak bertahan lama, hanya sekitar dua tahun.

Barulah ketika1958, Ki Siswondho membeli perlengkapan gamelan dan pakaian ketoprak, wayang orang yang gulung tikar, kemudian mendirikan grup ketoprak secara profesional.

Perkembangan grup ketoprak ini bisa dibilang menggembirakan. Pementasan ketoprak yang dilakukan secara keliling, maka tugas Ki Siswondho di Koperasi Batik Tulungagung sering keteteran.

Akhirnya pada tahun 1962 dia memilih untuk mengundurkan diri dari koperasi dan mengurus grup ketoprak yang kian berkembang. ***

Editor : Dharaka R. Perdana
#ki siswondho #tulungagung #siswo budoyo #ketoprak siswo budoyo #kawedanan kalangbret #ketoprak tulungagung