Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kalangbret dari Kisah Adipati Kalang Disembret-sembret? Berikut Sekelumit Cerita Babad Tulungagung

Dharaka R. Perdana • Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:58 WIB

GUNUNG BOLO: Lokasi yang diduga menjadi tempat Adipati Kalang menghabisi nyawa Putri Kembang Sore
GUNUNG BOLO: Lokasi yang diduga menjadi tempat Adipati Kalang menghabisi nyawa Putri Kembang Sore

TULUNGAGUNG - Nama Kalangbret di Tulungagung sering dianggap sebuah akronim dari kisah Adipati Kalang Disembret-sembret.

Kisah ini tercantum dalam Babad Tulungagung dan sering dipentaskan dalam lakon ketoprak. Seperti apa kisahnya?

Dikutip dari jawatimuran.disperpusip.jatimprov.go.id, kisah bermula di sebuah kerajaan dilahirkan seorang pangeran yang diberi nama Pangeran Kalang dan sering dipanggil Adipati Kalang.

Baca Juga: Bukan di Kalangbret, Ketoprak Siswo Budoyo Tulungagung Justru Dibentuk di Desa Ini

Setelah beberapa bulan lahir lagi anak kedua, seorang putri cantik yang tepatnya diberi nama Putri Kembang Sore.

Mereka berdua tambah dewasa tanpa kasih sayang seorang ibu, karena ibu mereka meninggal setelah melahirkan Putri Kembang Sore.

Namun ayah mereka memberikan kasih sayang yang lebih kepada mereka berdua. Sampai suatu ketika Adipati Kalang diam-diam menyukai adiknya sendiri, peristiwa tersebut tanpa diketahui oleh ayahnya.

Putri Kembang Sore memang dianugerahi kecantikan pada wajahnya, namun sebenarnya Putri Kembang Sore adalah seorang gadis yang liar.

Baca Juga: Kalangbret Sangat Bersejarah bagi Tulungagung, Benarkah Jadi Persemayaman Ayah Kandung Ken Angrok?

Hal tersebut dikarenakan kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari ayahnya, karena sibuk dengan masalah kerajaan.

Adipati Kalang akhirnya memberanikan diri untuk berbicara kepada adiknya, bahwa dirinya mencintai adiknya sendiri dan ingin segera mempersuntingnya.

Akan tetapi Kembang Sore menolak karena tidak mungkin dia harus menikah dengan kakaknya sendiri.

Namun tetap saja Adipati Kalang bersikeras membujuk adiknya agar mau menjadi istrinya tanpa peduli Putri Kembang Sore adalah adiknya sendiri.

Setiap hari Putri Kembang Sore berusaha menjauhi kakaknya sendiri karena dia tidak ingin kalau kakaknya terus menerus memaksa dirinya dijadikan istri.

Namun Adipati Kalang tetap memaksa Kembang Sore. Adipati Kalang adalah orang yang sakti, sehingga dimana pun Putri Kembang Sore bersembunyi, dia tetap bisa menemukannya.

Putri Kembang Sore sangat bingung dan ingin sekali kabur dari kerajaan, karena kelakukan dari kakaknya.

Pada suatu saat seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit bernama Pangeran Lembu Peteng melihat kecantikan Putri Kembang Sore.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ada Enam Eks Kawedanan di Tulungagung, Di Mana Saja Mereka?

Namun Lembu Peteng tidak bisa mengungkapkan perasaannya, bahkan untuk mendekati Putri Kembang Sore saja tidak bisa karena Adipati Kalang selalu mendampinginya.

Namun Pangeran tidak putus asa mendekati Putri Kembang Sore, walaupun setiap saat Adipati Kalang mendekatinya.

Adipati Kalang ternyata mengetahui, bahwasanya Pangeran Lembu Peteng juga menaruh perasaan cinta kepada Putri Kembang Sore.

Namun Pangeran Lembu Peteng tidak putus asa untuk terus mendekati Putri Kembang Sore.

Suatu hari Adipati Kalang mengundang Pangeran Lembu Peteng di sebuah tempat, di situlah Adipati Kalang berniat membunuh Pangeran Lembu Peteng dengan senjata kerisnya.

Pertarungan terjadi sengit, cukup lama, yang ternyata dimenangkan Adipati Kalang dengan merobek-robek tubuhnya.

Karena kejadian itulah tempat atau daerah tersebut diberi nama “Kalangbret”.

Baca Juga: Inilah Sosok Pendiri Ketoprak Siswo Budoyo Tulungagung, Dia Sampai Minta Ganti Nama ke Orang Tuanya

Saat kejadian tersebut, Putri Kembang Sore melarikan diri ke sebuah gunung, dan di situlah Putri

Kembang Sore menjadi seorang ratu. Namun tetap saja Adipati Kalang bisa menemukannya, karena kesaktiannya yang dimiliki. Tetapi Putri Kembang Sore tetap menolak bujukan Adipati Kalang.

Sehingga kesabaran Adipati Kalang pun habis, akhirnya dibunuhlah Putri Kembang Sore, dan menguburkannya di gunung tersebut.

Gunung tersebut saat ini bernama “Gunung Cilik” yang berada di daerah Kalangbret, namun kawasan gunung tersebut sering dikenal dengan sebutan Gunung Bolo.  ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #sejarah kalangbret #adipati kalang #sejarah tulungagung #babad tulungagung #kembang sore #kawedanan kalangbret #kalangbret