TULUNGAGUNG - Sebelum memasuki milinium baru (tahun 2000-an), tepatnya sebelum krisis global 1997-1998, perusahaan otobus (PO) tumbuh pesat.
Namun selama krisis global, harga spare part atau suku cadang bus baik tajam.
Situasi itu jadi salah satu faktor, banyak PO bus yang mengaspal di wilayah Trenggalek-Tulungagung tidak lagi operasional.
Lain itu, tren penggunaan kendaraan pribadi di masyarakat makin meluas.
Minat masyarakat naik angkutan umum pun kemudian menurun secara perlahan.
Di balik ironisnya perkembangan zaman, menggores catatan sejarah bahwa sempat ada belasan PO bus yang beroperasi di wilayah Tulungagung maupun Trenggalek.
Di masa itu tercatat, sedikitnya ada 19 PO bus yang sempat mengaspal di jalur antar kota dalam provinsi (AKAP), di trayek Trenggalek, Tulungagung, hingga Surabaya.
Detailnya, berikut 19 PO Bus AKAP trayek Trenggalek, Tulungagung-Surabaya, meskipun sebagian besar menyisakan sejarah.
1. Harapan Jaya,
2. Pelita Indah,
3. Murni Jaya,
4. Rukun Jaya,
5. Baruna,
6. Sri Lestari,
7. Surya Kencana,
8. Surya Perdamaian,
9. Tirto Kencana,
10. Tirto Agung,
11. Pangeran,
12. Jaya Mulya,
13. Mulyosari,
14. Restu,
15. STB,
16. Daya Guna,
17. Setia Jaya,
18. Bina Jaya,
19. Hasti.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra