Dalam upaya lebih mendekatkan diri ke kalangan muda di Tulungagung, pasangan calon (paslon) Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin (GABAH) menggelar Sunday Morning Ride Gabungan (Sunmorgab) pada Minggu (27/10) pagi.
Ratusan peserta dari puluhan klub motor se-Tulungagung tampak antusias berkendara bersama menuju ke Pantai Gemah.
Posko pemenangan GABAH di Jalan Pangeran Diponegoro dipilih menjadi titik kumpul para peserta. Sebelum mulai bertolak ke Pantai Gemah, acara dibuka dengan sambutan paslon GABAH dan ketua panitia acara. Lalu, dilanjutkan dengan menyapa para pelaku usaha mikro di car free day (CFD).
“Untuk wadah pemuda ini kita oleh pasangan Pak Gatut Sunu dan Pak Ahmad Baharudin diberi wadah yang namanya GABAH milenial. Hari ini dideklarasikan. Karena selama ini anak muda di kancah politik atau pemerintahan tidak punya tempat,” kata Ketua Divisi Pemuda dan Pemilih Pemula Tim Pemenangan GABAH, Rifqi Firmansyah.
Menurutnya, banyak kelompok pemuda di Kota Marmer yang memiliki ide-ide kritis untuk pembangunan daerah dari berbagai sektor. Hal ini yang perlu jadi perhatian bagi para pemangku kebijakan yang nantinya menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Tulungagung.
“Beliau-belui memberi wadah untuk saran, kritik, ide, dan harapan untuk jalannya pemertintahan Tulungagung yang baik ke depan. Karena ide-ide gen-Z ini luar biasa,” akunya.
Tak kurang sekitar 26 klub motor dan ratusan rider (penggemar motor) se-Tulungagung ambil bagian di acara ini. Rombongan Mulai bertolak ke Pantai Gemah sekitar pukul 9.00. Panitia juga menyiapkan berbagai rangkaian acara hiburan di Pantai Gemah bagi para peserta.
“Ada sekitar 500-600 motor. Acara santai saja. Istilahnya liburan.Teman-teman ini hobi touring dan liburan,” sambungnya.
Rifqi menambahkan, acara ini juga jadi ajang edukasi bagai para pemilih muda dan pemilih pemula agar ikut berkontribusi bagi pembangunan daerah. Salah satunya dengan tidak memilih untuk golput.
Dia juga mendorong agar para pemuda di Tulungagung agar mengambil peran sebagai agen perubahan ke arah yang lebih baik.
“Salah satu contohnya jadi pionir di Kabupaten Tulungagung melalui gerakan milenial GABAH biar anak muda mulai hari ini melek politik. Yang sudah waktunya memilih juga harus memikirkan politik ke depan bagaimana. Hari ini kalau bisa pemilih pemula mengambil peran,” tegasnya. (dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra